KPU Larang Pendukung Calon Perseorangan Jadi KPPS

Selasa, 29 September 2015 | 18:59 WIB
Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang melarang pendukung calon perseorangan yang terverifikasi sah untuk diangkat menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Ketua KPU Rembang Minanus Suud, Selasa (29/9/2015) pagi menyatakan, larangan tersebut diatur dengan surat edaran KPU Pusat.

Karena saat ini PPS di wilayah Rembang sedang membentuk KPPS, KPU akan meminta mereka untuk mencermati ada atau tidaknya pendukung calon perseorangan yang masuk.

Suud juga menyatakan tidak perlu menerbitkan surat edaran serupa dengan KPU Pusat sebagai imbauan kepada PPS agar tidak menerima pendukung calon perseorangan menjadi anggota KPPS.

“Cukup dengan imbauan saja,” tandasnya ketika dihubungi mataairradio.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2015 Totok Suparyanto menyatakan, larangan bagi pendukung calon perseorangan juga berlaku untuk pihaknya ketika membentuk pengawas TPS pada November nanti.

“Aturan sudah jelas, orang-orang yang dilarang menjadi pendukung calon perseorangan di antaranya penyelenggara pemilu di semua tingkatan. Di kami, pendukung calon perseorangan tidak boleh menjadi pengawas TPS,” katanya.

Menurutnya, larangan tersebut berlaku bagi penyelenggara yang lahir sebelum seseorang menjadi pendukung calon perseorangan dan bagi penyelenggara yang lahir setelah seseorang menjadi pendukung calon perseorangan.

Menurut tahapan pilkada di KPU Rembang, pembentukan KPPS berlangsung mulai 9 September sampai dengan 8 November 2015 atau paling lambat satu bulan sebelum pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember mendatang.

KPPS beranggotakan 7 orang, yang salah satu di antaranya merangkap sebagai ketua. Syarat anggota KPPS sedikit berbeda dengan PPS. Misalnya mengenai lulusan.

Anggota KPPS tidak mutlak minimal lulusan SMA. Lulusan SMP pun bisa, bahkan yang sekadar bisa baca-tulis saja, boleh menjadi anggota KPPS.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan