KPU Kirimkan Nama Pengganti Ridwan dan Sunarto

Senin, 28 September 2015 | 16:01 WIB
Calon Wakil Bupati dari PDI Perjuangan Rembang Ridwan. (Foto: Pujianto)

Calon Wakil Bupati dari PDI Perjuangan Rembang Ridwan. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang menyatakan sudah mengirimkan nama pengganti antarwaktu anggota DPRD atas nama Ridwan, tetapi masih memproses pengganti yang untuk atas nama Sunarto. Keduanya diganti karena maju di Pilkada 9 Desember mendatang.

Ridwan maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Hamzah Fatoni, sedangkan Sunarto maju sebagai calon bupati bersama Kuntum Khairu Basa. Adib Ulinnuha, Komisioner Divisi Pencalonan pada KPU Rembang mengungkapkan, pengganti Ridwan adalah Nanik Sri Sundari.

Nanik meraih 711 suara dari pemilih di dapil Kragan-Sluke pada Pemilu 2014. Terbanyak kedua setelah Ridwan. Sementara Sunarto akan digantikan oleh Eka Siswa Kartika, yang di Pileg lalu berhasil mengantongi 1.373 suara dari pemilih di daerah pemilihan Rembang Kota. Terbanyak kedua setelah Sunarto.

“Nama pengganti Pak Ridwan sudah kita sampaikan ke DPRD, sedangkan yang untuk Pak Narto, masih kami proses. Dalam minggu ini selesai. Soal Pak Hamzah, pemberhentian tetapnya sebagai PNS belum kami terima meski kabarnya sudah turun,” ungkapnya kepada mataairradio, Senin (28/9/2015) pagi.

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil mengaku sudah menerima nama pengganti Ridwan, tetapi belum menerima nama pengganti Sunarto. Dia mengaku tak perlu mengontak KPU mengenai belum dikirimnya nama pengganti Sunarto.

Demikian juga dengan proses pemberhentian Ridwan dan pengangkatan Nanik Sri Sundari, DPRD juga tidak perlu mengontak Pjs Bupati atau Gubernur, untuk mengetahui sudah sejauh mana prosesnya. Masing-masing tingkat sudah dibatasi dengan waktu.

Rinciannya, DPRD dan KPU dibatasi 7 hari, Bupati 7 hari, dan Gubernur 14 hari atau total seluruhnya 28 hari, terhitung sejak surat usulan pemberhentian tetap Sunarto dan Ridwan disampaikan oleh partai masing-masing ke Pimpinan DPRD. Mengenai gaji legislator yang diganti, berlaku sejak diberhentikan.

“Kami menunggu saja. Baik itu untuk Pak Narto yang kami tunggu data penggantinya dari KPU dan akan segera kita teruskan ke Bupati, maupun untuk Mas Ridwan yang prosesnya sudah dari Bupati ke Gubernur. Hak dan kewajiban keduanya disetop setelah ada keputusan diberhentikan tetap,” tegasnya.

Ketua DPRD Rembang menambahkan, jika surat keputusan pemberhentian tetap Sunarto dan Ridwan diterima KPU sebelum 23 Oktober nanti, pihaknya tidak bisa langsung melantik pengganti antarwaktunya.

“DPRD mesti lebih dulu menggelar rapat badan musyawarah untuk menjadwalkan pelantikan pengganti antarwaktu,” imbuhnya.

Mengenai berapa selang waktu dari diterimanya SK pemberhentian tetap dengan pelantikan penggantinya, Majid belum bisa memastikan. Apakah di tahun ini atau sampai melangkah menjadi tahun depan, dia pun menyatakan tidak ingin berspekulasi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan