KPU Rembang Kirimkan Tim Hadapi Gugatan Prabowo-Hatta di Jakarta

Senin, 11 Agustus 2014 | 16:21 WIB
Pembukaan kotak suara untuk persiapan menghadapi gugatan Prabowo-Hatta  oleh KPU Kabupaten Rembang  dengan disaksikan oleh Panwaslu dan Polres Rembang, pada Jumat (8/8) sore,

Pembukaan kotak suara untuk persiapan menghadapi gugatan Prabowo-Hatta di MK oleh KPU Kabupaten Rembang dengan disaksikan oleh Panwaslu dan Polres Rembang, pada Jumat (8/8) sore. 

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang mengirimkan tim terdiri atas satu komisioner, seorang sekretaris, dan tiga orang staf ke Jakarta untuk menghadapi gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim diberangkatkan pada Sabtu (9/8) kemarin. Hingga Senin (11/8) siang, hanya tiga orang staf yang sudah bisa kembali ke Rembang. Sementara satu orang komisioner yakni M Salam dan Sekretaris KPU Sulistyono, masih bertahan untuk mendampingi KPU Provinsi dan KPU Pusat.

Menurut Komisioner KPU Rembang Maftuhin, keduanya masih harus melihat perkembangan persidangan di MK. Jika dibutuhkan tambahan alat bukti dan personel, maka komisioner yang masih berada di Rembang, akan mengirimnya. Mulai Senin (11/8) ini, KPU sebagai termohon mulai memberi klarifikasi.

KPU Rembang melalui KPU Pusat akan menunjukkan semua bukti baik yang ada di Formulir Model C di tingkat TPS, maupun di Formulir Model D di level PPS atau desa. Perbedaan jumlah pemilih di daftar pemilih khusus tambahan atau DPKTb dengan pengguna hak pilih DPKTb, sudah akan bisa dijawab usai KPU membuka kotak suara dan mengambil isinya sebagai bukti pada Jumat (8/8) kemarin.

Maftuhin mengklaim, hampir sebagian besar data yang digunakan sebagai jawaban oleh pihak KPU Rembang, kondisinya telah sama atau sesuai. Misalnya
jumlah pemilih dan pengguna hak pilih DPKTb, telah hampir semuanya sama atau sesuai. Dia mengakui, ada data yang tidak sesuai, namun itu akibat dari kesalahan menempatkan tulisan. Dia menegaskan, kesalahan penempatan tulisan ini tidak mengganggu jumlah perolehan suara dari setiap pasangan calon.

Pihak KPU Rembang optimistis bisa mementahkan gugatan pasangan Prabowo-Hatta terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di sidang MK. Jika pun ada data yang tidak sama di Formulir C karena kesalahan administrasi pencatatan, Maftuhin memastikan sudah ada perbaikan di Formulir D.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud menambahkan, mulai Senin (11/8) hingga seminggu ke depan, sidang MK mengagendakan jawaban pihak termohon yakni KPU, Bawaslu, dan pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Jokowi-JK. Jawaban yang disiapkan KPU Rembang sejak Sabtu (9/8) kemarin telah dibawa ke KPU Provinsi dan dirangkum di tingkat KPU Pusat.

KPU Rembang digugat Prabowo-Hatta setelah ditemukannya jumlah pengguna hak pilih yang tidak sama dengan surat suara yang digunakan di 63 TPS di kabupaten ini, kecuali di Kecamatan Sumber. Tim Prabowo-Hatta juga menemukan jumlah pengguna hak pilih DPKTb yang lebih besar dari data pemilih DPKTb, di 61 TPS di semua kecamatan, kecuali Sulang. Ada pula temuan jumlah surat suara yang digunakan tidak sama dengan jumlah surat suara sah dan tidak sah, di salah satu TPS di Kecamatan Kragan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan