KPU Evaluasi Moderator dan Segmen Debat Kandidat

Rabu, 4 November 2015 | 17:55 WIB
Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – KPU Rembang melakukan evaluasi antara lain terhadap moderator dan segmen dalam debat kandidat pilkada yang digelar di Gedung DPRD setempat pada Senin 2 November lalu.

Menurut Ketua KPU Rembang Minanus Suud yang ditemui seusai evaluasi debat kandidat, Rabu (4/11/2015) pagi, ada banyak masukan dari berbagai pihak di antaranya terkait background, dimana ketika moderator disorot kamera, maka gambar pasangan calon tertentu akan turut tampil.

Hal itu akan membuat porsi tayangan pasangan calon tertentu akan lebih banyak dibandingkan calon yang lain. Selain itu, juga terkait yel-yel dari pendukung pasangan calon yang kurang diberi kesempatan oleh moderator, sehingga debat menjadi kurang hangat.

“Banyak masukan, misalnya soal background, dimana ketika moderator disorot kamera, agar pasangan calon tertentu tidak menjadi yang paling menonjol. Yel-yel juga, kurang diberikan kesempatan oleh moderator. Jadinya debat kurang hangat,” katanya.

Suud menambahkan, penerapan ID card bagi pengunjung atau tamu undangan, disinyalir kurang ketat, sehingga rombongan liar bisa masuk. KPU ikut menyorot sikap moderator yang lupa memberi kesempatan kepada satu pasangan calon, tetapi nyaris mengakhiri salah satu segmen.

Terhadap beberapa masukan tersebut, pihak KPU Rembang akan melakukan perombakan pada debat kandidat sesi kedua, 3 Desember nanti. Yang akan mencolok adalah posisi paslon, yang berdiri penuh selama debat. Tidak seperti debat pertama, dimana paslon kembali duduk setelah bicara.

Kemudian menurut Suud, moderator akan diganti. Selain karena alasan teknis, secara tema pun berubah. Debat kedua akan mengusung topik soal pengelolaan sumber daya ekonomi dan lingkungan. KPU sudah memiliki lima gambaran moderator, tetapi masih dalam konfirmasi kesiapan.

“Soal moderator, kita ganti karena topiknya juga ganti. Ada lima gambaran. Nanti kita bahas mana yang tepat. Bukan soal kapasitasnya saja, tetapi juga soal waktunya; bisa atau tidak. Nanti sebelum debat, kita akan diskusi bersama; antara pihak TV, KPU, dan moderator,” terangnya.

Kepala Satuan Intelkam Polres Rembang AKP Antonius Wiyono mengatakan, secara keseluruhan, debat kandidat berlangsung aman. Pasca-debat, pihaknya juga menyebut, tidak ada potensi kerawanan yang perlu disikapi secara serius.

“Belum ada kerawanan yang berarti. Kemarin (debat kandidat) itu aman,” katanya.

Pada debat kedua nanti pun, jumlah personel keamanan, belum perlu ditambah, atau masih akan tetap kira-kira 200 personel. Hanya saja, jumlah itu bisa saja ditambah, tergantung eskalasi tingkat kerawanan. Soal tempat perhelatan debat, pihaknya menilai gedung dewan sudah terbilang layak.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan