KPU Diingatkan Tak Sediai Gombal di TPS

Thursday, 12 November 2015 | 13:49 WIB
Ilustrasi. (Foto: tabloidbintang.com)

Ilustrasi. (Foto: tabloidbintang.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang diingatkan sejak dini oleh Panwas Pilkada agar tak menyediai gombal atau kain bekas, di dekat tempat tinta pencelupan jari pemilih yang telah menggunakan hak suaranya di TPS.

Ketua Panwas Pilkada Rembang Totok Suparyanto, Kamis (12/11/2015) siang mengatakan, peringatan tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi antara panwas dan KPU se-Jawa Tengah pada 8-9 November lalu.

“Ketika itu, perwakilan dari KPU Rembang tidak hadir, jadi ini kami sampaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, penyediaan gombal di dekat tempat tinta, dikhawatirkan akan dipakai oleh pemilih, untuk mengelap jari yang sudah tercelup tinta, dan kembali berupaya untuk menggunakan hak suaranya.

“Meski peringatan ini tak diatur di peraturan KPU, tetapi kesepakatan itu perlu direspon,” tandasnya.

Karena perwakilan dari KPU Rembang tidak hadir di kesempatan itu, pihak Panwas Pilkada telah menekankan kepada KPU Provinsi Jawa Tengah agar kembali menyosialisasikan aturan soal gombal di dekat tempat tinta, kepada KPU kabupaten/kota.

“Akan sulit untuk membangun persepsi soal hasil kesepakatan tersebut, jika KPU kabupaten tidak mendapat penjelasan dari KPU provinsi,” katanya.

Panwas Pilkada Rembang akan berkoordinasi dengan KPU setempat mengenai kesepakatan tersebut, tanpa menunggu KPU provinsi.

Ia menekankan, peringatan semacam ini perlu disampaikan sejak awal, karena saat hari pelaksanaan coblosan, KPPS biasanya sudah sibuk dengan pemungutan suara.

“Hal-hal yang tampak sepele itu, kadang sering dilupakan, padahal penting untuk menjamin kualitas pilkada,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Komisioner KPU Rembang Adib Ulinnuha mengaku belum menerima penjelasan soal larangan penyediaan gombal di dekat tinta di tiap TPS.

“Tetapi tanpa pun dikasih tahu, sebagian KPPS sudah paham, kalau gombal itu tidak disediakan.

Ia menekankan, tinta yang dipilih berkualitas tinggi, sehingga tidak mudah hilang walau dilap. Meski demikian, pihaknya tetap menyambut baik hasil kesepakatan tersebut.

“Kami akan menindaklanjutinya ke KPPS melalui PPK dan PPS, setelah ada arahan dari KPU Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan