KPU Beber Aspek Krusial Verifikasi Dukungan Perseorangan

Jumat, 5 Juni 2015 | 16:49 WIB
Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang membeberkan beberapa aspek krusial yang mesti diperhatikan saat verifikasi faktual terhadap bukti dukungan calon perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015.

KPU Rembang membeberkannya pada Bimbingan Teknis Verifikasi Calon Perseorangan kepada para panitia pemilihan di tingkat kecamatan (PPK), Jumat (5/6/2015) pagi di Pendapa Museum Kartini.

“Aspek krusial itu antara lain kemungkinan dukungan ganda,” ungkap Ketua KPU Rembang Minanus Suud kepada mataairradio.

Selain itu, juga masa berlaku identitas yang digunakan sebagai bukti dukungan, jangan sampai kedaluwarsa. Suud pun menyebutkan, KTP TNI/Polri, tidak boleh digunakan sebagai bukti dukungan.

“Termasuk penyelenggara; KPU, PPK, dan PPS, bahkan tenaga kesekretariatan, tidak boleh dipakai sebagai bukti dukungan calon perseorangan. Itu tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Dalam bimbingan teknis yang berlangsung selama kurang lebih dua jam sejak pukul 09.00 WIB itu, KPU mengingatkan pula bahwa setiap bukti dukungan akan dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan secara langsung.

“Ini diperlukan untuk memastikan apakah seseorang benar-benar mendukung atau sekadar dilampirkan,” terangnya.

Agar sejumlah aspek krusial yang dibeberkan kepada PPK dari 14 kecamatan itu tersampaikan kepada penyelenggara Pilkada di 294 desa/kelurahan, maka akan dilakukan bimbingan teknis serupa kepada masing-masing panitia pemungutan suara (PPS).

“Bimtek kepada setiap PPS akan dilakukan oleh PPK mulai Senin, 8 Juni nanti. Semua PPS diharapkan sudah terbimbing tentang tata cara verifikasi dukungan, sebelum masa penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan pada 11-15 Juni mendatang,” imbuhnya.

Sekadar mengingatkan, jumlah minimal dukungan bagi calon perseorangan di Kabupaten Rembang sebanyak 45.942 orang dan tersebar di minimal delapan kecamatan. Dukungan dibuktikan dengan KTP atau kartu identitas lainnya yang sah menurut aturan.

Sejauh informasi yang berkembang, ada tiga nama yang dikabarkan maju melalui jalur perseorangan, yaitu Camat Bulu Suswantoro, petahana Bupati Abdul Hafidz yang berpasangan dengan Bayu Andreanto, dan mantan Wakil Bupati Rembang Yaqut Cholil Qoumas yang bergandengan dengan David Ciputra Cahyono.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan