KPU Rembang Singkirkan Kotak dan Bilik Kardus di Pilpres

Rabu, 18 Juni 2014 | 17:24 WIB
 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan menyingkirkan dan tidak menggunakan kotak suara dan bilik suara yang berbahan kardus, pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli nanti. (Foto:Rif)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan menyingkirkan dan tidak menggunakan kotak suara dan bilik suara yang berbahan kardus, pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli nanti. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan menyingkirkan dan tidak menggunakan kotak suara dan bilik suara yang berbahan kardus, pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli nanti. Di Pemilu Legislatif 9 April lalu, KPU Kabupaten Rembang memakai 598 kotak suara dan 940 bilik suara terbuat dari kardus berlapis plastik.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang Maftuhin menjelaskan, tidak digunakannya logistik berbahan kardus karena jumlah kotak suara yang berbahan alumunium tersedia cukup. Jumlah kotak suara berbahan alumunium yang dimiliki KPU Rembang mencapai 6.510 unit. Sementara bilik suara dengan bahan yang sama mencapai 6.168 unit

Dengan jumlah TPS yang 1.600 unit dan kebutuhan per TPS hanya dua kotak suara, maka stoknya akan terpakai 3.310 unit saja. Sedangkan untuk bilik suara, karena kebutuhannya empat unit per TPS atau total 6.400 unit, maka masih ada 232 bilik kardus yang dipakai.

Selain menyingkirkan dan tidak lagi menggunakan kotak suara dan bilik suara berbahan kardus, hingga Rabu (18/6) siang, KPU Kabupaten Rembang masih belum menerima kelengkapan logistik pilpres berupa surat suara.

Menurut Maftuhin, surat suara memang sudah sampai di KPU Provinsi Jawa Tengah di Semarang, namun distribusinya diperkirakan sampai ke Rembang, baru pada akhir pekan ini atau pada Sabtu (21/6) hingga Minggu (22/6) mendatang.

Nantinya begitu surat suara tiba, akan langsung dikawal oleh pihak kepolisian untuk selanjutnya disimpan di ruang garasi Kantor KPU. Untuk proses lipat, karena ukuran surat suara Pilpres relatif kecil, juga akan dilakukan di Kantor KPU.

Sementara itu mengenai pengadaan alat tulis serta alat dan alas coblos Pilpres yang menjadi wewenang KPU Kabupaten, menurut Maftuhin, semua telah siap. Pengiriman logistik berupa kotak suara, bilik suara, serta alat dan alas coblos akan dilakukan mulai Senin 23 Juni 2014.

Adapun pengiriman logistik berupa sampul dan formulir serta surat suara akan didistribusikan pada rentang waktu tanggal 1-5 Juli nanti, ke tingkat kecamatan. KPU menargetkan, maksimal sehari sebelum hari coblosan 9 Juli 2014, semua logistik Pilpres sudah harus diterima KPPS dan PPS di tingkat desa. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan