Kontrak Sementara Pemain PSIR Berisiko

Rabu, 1 Februari 2017 | 19:36 WIB

Para pemain PSIR tampak mengikuti program latihan di Lapangan Desa Tireman, baru-baru ini. PSIR bersiap mengikuti kompetisi Divisi Utama tahun 2017. (Foto dokumentasi dari akun facebook Hadi Surento)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak PSIR Rembang mengklaim telah merampungkan kontrak dengan para pemain incarannya meski kini masih ada beberapa orang yang terus diburu. Namun kontrak sementara itu dinilai berisiko karena sejauh ini manajemen permanen belum terbentuk.

Pelatih sementara PSIR Rembang Hadi Surento mengaku sudah melangkah mendaratkan sejumlah pemain, baik pemain lokal maupun pemain dari luar daerah, sebagaimana amanat dari Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Rembang yang notabene bagian dari manajemen PSIR saat ISC-B.

“Sepertinya, kalau manajemen PSIR adalah pihak yang menyerahkan pembentukan tim ini ke saya, pemain-pemain yang kini sudah menyetujui kontrak, kayaknya nggak akan kegusur. Tapi kalau manajemennya lain lagi, ya mungkin ada satu dua tiga yang akan tergusur,” kata Hadi.

Ia menegaskan, para pemain yang disebut sudah sepakat dengan kontrak masih terbatas pada nominalnya, tetapi belum melakukan teken pada naskah kontraknya. Nominal kontrak yang kemudian disepakati pemain itu disodorkan oleh manajemen sementara.

“Kesepakatan itu antara pemain dengan manajemen sementara. Indikasinya, manajemen tim pada turnamen Indonesia Soccer Championship B (ISC-B) masih akan mengelola PSIR di kompetisi Divisi Utama tahun 2017,” ujarnya ketika dikonfirmasi mataairradio, Rabu (1/2/2017).

Terlepas dari potensi risiko tersebut, ia yang mengarsiteki PSIR kala turnamen ISC-B mengaku sudah memasukkan pemain-pemain yang telah setuju dengan kontrak untuk masuk pada program latihan yang dibuatnya.

“Selain nama-nama sebelumnya yang sudah setuju dengan kontrak, ada tambahan lagi yang deal. Dari pemain asli Rembang yang usia di bawah 25 tahun ada Koko Hartanto, Didik Kurniawan, Nasikin, dan Haryanto,” katanya.

Sebelumnya, pemain lokal berasal dari Kabupaten Rembang yang telah sepakat dengan kontrak yang disodorkan adalah Heru Wibowo, Yoni Ustaf Buchori, Kresna, dan Rudi Santoso.

“Yang dari luar daerah, yang kemarin belum deal sekarang sudah sepakat dengan kontrak; Kiper Okta (Eks PON Jateng), Akmal (Eks gelandang Persik Kediri), Adinugroho (eks striker PS TNI), dan Haril (eks striker Persegres U-21),” imbuhnya.

Sebelumnya juga, PSIR sudah mendapatkan kesepakatan dari pemain luar daerah yaitu Beny (eks Persebaya), Dwi Cahyono (PON Kalteng dan PS TNI), Edwin (Eks Persik Kediri), Ilyas (Eks Persiku), dan Anas Papua (Purwodadi).

“Saya kira dengan komposisi ini, jika latihan keras dan semua fasilitas latihan mendukung, maka ditambah satu atau dua pemain gelandang lagi, PSIR sudah berani bersaing dan kompetitif dengan tim lain peserta kompetisi Divisi Utama tahun ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan