Konstruksi Tak Memadai, Atap Pasar Wonokerto Ambrol

Rabu, 23 Januari 2019 | 15:48 WIB

Beberapa Bagian pada Bangunan Pasar Wonokerto Kecamatan Sale ambrol, diduga penyebabnya adalah konstruksi bangunan yang kurang memadai. (Foto: mataairradio.com)

 

 

SALE, mataairradio.com – Beberapa Bagian pada Bangunan Pasar Wonokerto Kecamatan Sale ambrol, diduga penyebabnya adalah konstruksi bangunan yang kurang memadai.

Zamroni salah satu Warga Desa Sale yang berada di lokasi mengatakan, bagian yang ambrol adalah atap (Lisplang, red) Pasar Wonokerto di bagian sebelah barat.

Ia mengungkapkan, bagian atap yang kondisinya ambrol itu mulai dari ujung selatan sampai ujung utara, hanya tersisa kurang lebih satu hingga dua meter.

Menurutnya, ambrolnya atap Pasar Wonokerto karena sistem konstruksi pada bangunan pasar kurang memadai.

“Kalau disebabkan angin kencang, nyatanya yang ambrol hanya atapnya yang bawah (Bukan atap utama, red). Genting pada bangunan rumah di sebelah utara pasar juga tidak rusak.

Kalau menurut saya sistem pemasangannya kurang kuat. Beban yang disangga besar tapi pakunya kecil,” ungkapnya.

Selain atap sebelah barat yang rusak, atap sisi selatan dan utara kondisinya juga sudah dalam keadaan retak sehingga rawan ambrol. Bahkan atap pada bagian utara kondisi kerusakannya sudah cukup parah.

“Hingga Rabu (23/1/2019) siang, belum ada penanganan dari pihak yang berwajib. Bekas material atap yang roboh masih tercecer di belakang pasar, belum dibersihkan,” ujarnya.

Hanya saja, pada pagi harinya dua Anggota Polsek Sale sudah turun ke lokasi Pasar Wonokerto, namun hanya sebatas meninjau kondisinya.

“Meski material masih berserakan, aktivitas pedagang tidak terganggu. Aktivitas pedagangnya kan baru di pasar bagian depan saja, jadi tidak terganggu. Yang di bagian dalam pasar, hanya beberapa kios yang sudah digunakan,” terangnya.

Kepala Bidang Pasar Wonokerto pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dinindagkop UKM) Kabupaten Rembang Isnin, belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi mataairradio.com melalui sambungan telepon.

Sementara itu, di tempat lain sebuah rumah milik Kasmuni Warga Desa Ngroto Kecamatan Pancur roboh akibat disapu bangin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Selesa (22/1/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

 

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan