KONI Lobi Pemkab Soal Rawasetra untuk Ajang Dayung

Rabu, 1 Oktober 2014 | 15:09 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rembang terus menggencarkan lobi kepada pihak pemerintah kabupaten ini terkait pemanfaatan Embung Rawasetra untuk pusat latihan para atlet dayung. Selama ini, sarana latihan olahraga dayung minim, sementara prestasinya mulai menanjak.

“Sungai Karanggeneng sulit dipakai latihan. Kita ngincar (Embung) Rawasetra. Kita masih lobi dengan Pemkab melalui Sekda. Belum dijawab pasti. Namun sudah ada lampu hijau,” kata Sekretaris KONI Rembang Syaiful Burhan, Rabu (1/10) siang.

Begitu usulan memanfaatkan Rawasetra dikabulkan, pihaknya akan memindahkan sejumlah peralatan dan perlengkapan dayung di area di dekat embung. Ia berencana mengusulkan izin pemanfaatan tanah di sisi barat embung untuk basecamp atau markas.

“Kalau sudah ada izin, alat-alat kita taruh sana. Rencananya tanah sebelah barat Rawasetra yang milik Pemerintah itu, akan kita dirikan markas. Semoga ya dikabulkan,” katanya.

Menurutnya, potensi berkembangnya olahraga dayung terbuka lebar. Dia menyebutkan, untuk kayak double dan single, Rembang bahkan baru saja meraih juara ketiga pada Kejuaraan Dayung Pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Atletnya cukup banyak, sekitar delapan orang. Regenerasi juga terus berjalan dan banyak dari kalangan pelajar. Tinggal intensifikasi latihan saja. Kita juga berlatih untuk mempersiapkan Porprov Jateng 2017 sejak awal,” terangnya.

Selain sarana berlatih, secara kelengkapan peralatan latihan juga perlu ditambah, terutama yang jenis dragon dan rowing. Burhan menyebutkan, pihaknya baru memiliki masing-masing dua kayak single dan double, empat dayung, serta masing-masing satu dragon dan rowing.

“Kita butuh tambahan masing-masing setidaknya satu dragon dan rowing. Saat ini kita baru punya masing-masing satu. Idealnya memang dua agar bisa latih tanding antar-atlet. Sempat kita berencana melakukan pengadaan di tahun 2015, namun sekarang kita fokus ke pembangunan kantor KONI dulu,” katanya. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan