Komunitas MIOP Galang Dana Untuk Sonia

Kamis, 19 September 2019 | 17:51 WIB

Komunitas Media Informasi Orang Pamotan (MIOP) saat menggalang dana untuk membantu kesembuhan salah satu anak bernama Sonia Rahmadani (7) karena kecelakaan tertimpa pagar besi. (Foto: mataairradio.com)

PAMOTAN, mataairradio.com – Jiwa sosial dan rasa ingin membantu sesama nyatanya masih tertanam kuat di benak masyarakat Rembang. Hal ini dibuktikan oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Media Informasi Orang Pamotan (MIOP) yang menggalang dana untuk membantu kesembuhan salah satu anak bernama Sonia Rahmadani (7) karena kecelakaan tertimpa pagar besi.

Kejadian kecelakaan terjadi pada Senin (16/9/2019) lalu, Sonia bermain di depan rumah kontrakannya dekat pagar besi yang sudah lapuk. Saat Sonia menggoyangkan pagar tersebut tiba-tiba rubuh dan mengenai kepalanya berakibat luka parah hingga di rawat di RSUD Rembang, namun dari pihak RSUD Rembang merujuk ke salah satu rumah sakit di Solo.

Koordinator penggalangan dana Andi Suheri mengaku bahwa penggalangan dana ini bertujuan untuk membantu sesama, apalagi keluarga korban termasuk keluarga yang tidak mampu. Diketahui bahwa ibunda korban Lia Natalia adalah seorang janda warga asli Lampung.

“Tujuan kita murni kemanusiaan Mas, agar bisa membantu adek Sonia menjalani pengobatan atas musibah yang menimpanya,” ungkap mahasiswa STIE ini.

Andi mengaku penggalangan dana sudah dimulai sejak Rabu (18/9/2019) kemarin dan berpusat di tiga titik yaitu depan Ruko sekitar Masjid Pamotan, Pertigaan Koramil Pamotan, dan perempatan Masjid Lasem. Selain itu dirinya bersama tim yang berjumlah lima orang juga akan turun ke pasar untuk mengetuk hati warga yang beraktifitas di pasar Pamotan.

Dari informasi yang diterima, biaya untuk operasi Sonia di Solo berkisar antara Rp 55-60 juta dan angka tersebut tentu sangat berat bagi keluarga Sonia.

Andi menambahkan bahwa penggalangan dana ini akan dihentikan jika sudah mendapatkan nominal sejumlah kebutuhan operasi sonia. Dirinya berharap warga mau membantu sesama saudaranya yang sedang ditimpa musibah.

“Kalau dana sudah mencukupi untuk operasi adek Sonia, kita akan hentikan penggalangan dana ini,” pungkasnya.

Ketua RW setempat Agus Langgeng menyatakan bahwa keberadaan keluarga korban sudah diketahui oleh pihak Pemerintah Desa. Lia Natalia diketahui indekos di rumah salah satu warga masuk Kampung Tajen Desa Pamotan tepatnya di depan SMA Negeri Pamotan.

Saat ini Pemdes Pamotan masih mengusahakan bantuan ke Dinas Sosial dan Baznas namun sedikit terkendala karena data kependudukan. Karena KTP yang bersangkutan masih beralamat di Lampung.

“Ya kita coba carikan bantuan ke Dinsos dan Baznas Mas, semoga Sonia cepat tertangani dan di operasi,” pungkasnya.

Disinggung adanya kelompok yang melakukan penggalangan dana, Agus menyatakan belum ada konfirmasi ke Pemdes, dirinya memperkirakan bahwa itu bentuk inisiatif dari komunitas tersebut untuk membantu warga yang terkena musibah.

Dari informasi yang diperoleh reporter mataairradio.com sudah ada beberapa pihak yang ikut membantu keluarga Sonia seperti pihak Polsek Pamotan dan Selecta Grafika yaitu salah satu percetakan di Rembang.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Muhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan