Mayoritas Perangkat Komputer Perpustakaan Digital di Perpusda Rusak

Minggu, 2 November 2014 | 16:46 WIB
Ilustrasi Perangkat Komputer.

Ilustrasi Perangkat Komputer.

 

REMBANG, mataairradio.com – Hampir semua perangkat komputer perpustakaan digital di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Rembang rusak dan belum dilakukan penggantian oleh instasi penanggung jawabnya. Padahal, perpustakaan digital mulai diminati.

Kerusakan enam dari sepuluh perangkat komputer perpustakaan digital yang rusak ini pun, praktis menurunkan tingkat kunjungan yang didominasi remaja dan pelajar.

“Keberadaan perpustakaan digital adalah daya tarik tersendiri bagi remaja untuk mengunjungi Perpusda Rembang. Namun, sejak banyak komputer perpustakaan digital rusak, tidak banyak remaja yang berkunjung ke perpustakaan ini,” kata Ahmad Helmi, salah seorang pengunjung Perpusda.

Ia yang mengaku sebagai pengunjung rutin Perpusda itu mengatakan, selama ini remaja pengunjung perpustakaan didominasi pelajar yang ingin melihat koleksi buku-buku digital.

“Tampilan buku secara digital dinilai lebih menarik oleh para remaja dibanding buku yang tersusun di rak perpustakaan,” katanya.

Dikonfirmasi mengenai kerusakan komputer perpustakaan digital, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Rembang Edi Winarno berjanji akan segera memperbaiki perangkat komputer yang rusak.

“Kami sudah mengajukan penggantian melalui APBD 2015 nanti. Sudah kami usulkan, namun belum ada pembahasan. Kalau tidak disetujui, ya kami akan repair (perbaiki) saja. Selama ini anggaran di kami minim,” katanya ketika dihubungi Minggu (2/11/2014).

Selain anggaran minim, kerusakan komputer lebih banyak disebabkan pengguna yang kurang berhati-hati. Edi mengaku kerap menjumpai pengunjung yang justru tidak menggunakan perangkat komputer selain untuk perpustakaan digital, secara semestinya.

“Dinyalakan dan dimatikan secara seenaknya. Padahal pemakaian komputer kan ada prosedurnya. Meksi pihak kami sudah menegur, tetap saja itu terjadi berulang. Harus dipahami, perpustakaan digital adalah perpustakaan masa depan dan perlu dijaga bersama,” tandasnya.

Ketua Komisi D DPRD Rembang Henri Purwoko menyatakan dari hasil pemantauannya, perpustakaan daerah kurang nyaman dan representatif, utamanya yang terkait perpustakaan digital.

“Perpustakaan daerah perlu dibuat lebih nyaman dan representatif untuk mengundang pengunjung. Apalagi memang banyak komputer perpustakaan digital yang rusak. Semestinya dilakukan ‘maintenance’ secara berkala. Jangan menunggu rusak. Ini nanti anggaran kita akan kawal,” tandasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan