Komisi A DPRD Rembang Dorong Lelang Jabatan

Senin, 11 Januari 2016 | 15:26 WIB
Sejumlah PNS ketika mengikuti upacara bendera di halaman Kantor Bupati Rembang. (Foto: Pujianto)

Para PNS ketika mengikuti upacara bendera di halaman Kantor Bupati Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi A DPRD Rembang mendorong pihak pemerintah kabupaten setempat agar melakukan lelang jabatan untuk mengisi birokrat yang kosong atau yang perlu ditata.

“Kami berharap ada lelang jabatan yang diharapkan memberikan sosok pejabat yang tepat, berkualitas, dan mumpuni,” kata Ketua Komisi A DPRD Rembang Ilyas, Senin (11/1/2016) pagi ketika dimintai tanggapannya soal pengisian kepala dinas yang kosong di masa pemerintahan yang baru.

Ia menjelaskan, lelang jabatan tak berarti menabrak aturan promosi atau mutasi di lingkup pemerintah kabupaten, tetapi dilakukan dengan fokus pada kualitas dan kredibilitas pejabatnya.

“Apa yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa dicontoh. Intinya, rekrutmen mengedepankan mutu,” terangnya.

Lalu apakah dorongan itu akan diwujudkan dalam bentuk rekomendasi DPRD kepada Pemkab Rembang? Ilyas mengaku hanya akan menyampaikan semampunya kepada pihak eksekutif.

“Apalagi penerapan lelang jabatan bergantung pada kebijakan kepala daerah yang baru,” tandasnya.

Ia juga menyebutkan, lelang jabatan hendaknya dilakukan tidak terhadap dinas tertentu saja. Misalnya dinas yang dianggap sebagai motor layanan publik seperti dinas pekerjaan umum, dinas pendidikan, dan dinas pariwisata.

“Kami berharap, lelang jabatan berlaku bagi semua SKPD,” tegasnya.

Bupati terpilih Rembang Abdul Hafidz sebelumnya melempar sinyal penataan birokrasi. Menurutnya, perombakan diperlukan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan pada masa kampanye.

Hafidz tidak pernah menyinggung lelang jabatan, tetapi kapasitas personal diutamakan.

Jika kapasitas personal merata, maka ia sempat mengatakan akan melihat faktor yang disebutnya sebagai teman seperjuangan.

Saat jumpa pers di kediamannya 9 Desember silam, wakilnya; Bayu Andriyanto juga sempat menyebut “dream team” dalam jajaran birokrasi di era kepemimpinannya.

Sejauh ini, ada tiga dinas yang masih dipimpin seorang pelaksana tugas, yaitu dinas pendidikan, dinas pariwisata, dan dinas ESDM.

Khusus terhadap dinas ESDM, Pemkab Rembang tidak terlalu risau, karena sejak ada UU 23 Tahun 2014, banyak kewenangan dinas tersebut yang dipereteli.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan