Kolom Penganut Kepercayaan pada KTP sudah Berlaku di Rembang

Kamis, 7 Maret 2019 | 17:26 WIB

Kepala Bidang Pelayan Pendaftaran Penduduk pada Dispendukcapil Rembang Prasetyo. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, Mataairradio.com – Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Rembang menyatakan, bahwa penganut kepercayaan sudah disediakan kolom pada Kartu Tanda Penduduk atau KTP.

Kepala Bidang Pelayan Pendaftaran Penduduk pada Dispendukcapil Setempat Prasetyo menyampaikan, hingga saat ini sudah ada sekitar 10 Warga Rembang yang sudah memperbaiki KTP-nya untuk diisi kolom penganut kepercayaan.

Ia menyebutkan, dari 10 orang penganut kepercayaan yang sudah memperbarui KTP tersebut, tersebar di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Sedan, Sluke, dan Kecamatan Rembang.

“Tidak ada penyebutan secara spesifik pada kolom penganut kepercayaan di KTP, semua disebut dengan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya saat ditemui reporter mataairradio.com baru-baru ini.

Prasetyo menambahkan, penambahan kolom kepercayaan pada KTP sudah dimulai sejak awal bulan tahun 2019. Tidak hanya enam agama, yang ditulis dalam KTP akan tetapi, kini kolom kepercayaanpun sudah diakui oleh pemerintah.

“Adapun syarat pengajuan penambahan kolom kepercayaan pada KTP, yang pertama adalah membuat surat pernyataan, kemudian surat tanggung jawab mutlak, lalu surat keterangan dari pemuka kepercayaan,” terangnya.

Selain KTP, ia melanjutkan, penganut kepercayaan juga dapat menambahkan kolom kepercayaan pada Kartu Keluarga (KK).

“Jadi model Kolom Kepercyaan pada KK dibagi menjadi tiga form, yang terdiri dari seluruh anggota keluarga penganut agama tertentu, anggota keluarga dengan penganut agama dan kepercayaan, serta anggota keluarga dengan penganut kepercayaan,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Chintami Budi Pertiwi
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan