Kodim Rembang Cari Prajurit Gadungan Penipu Bakul Kelapa Muda

Kamis, 21 Agustus 2014 | 18:26 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Penipuan dengan modus menyamar sebagai prajurit TNI kembali terjadi di Rembang. Kali ini seorang penjual kelapa muda di Jalan Pemuda, warga Weton Rembang, yang menjadi korbannya.

Korban yang bernama Siti Marokah (34), awalnya dihampiri dua orang tak dikenal memakai kaos loreng mirip yang dikenakan prajurit TNI. Salah satu dari keduanya lantas memesan 50 kelapa muda dengan dalih keperluan Kodim Rembang.

Setelah memesan, pelaku meminjam sepeda motor jenis Honda Beat milik korban. Untuk menutupi aksinya, pelaku sempat memberikan satu kaos loreng kepada korban. Namun setelah ditunggu dan tak kembali, korban baru sadar telah ditipu. Komandan Kodim Rembang Letnan Kolonel Wawan Indaryanto mengaku sudah menerima laporan perihal penipuan dengan modus menyamar sebagai prajurit gadungan. Pihaknya masih memburu pelakunya.

Siti sudah melaporkan kasus yang menimpanya ke Mapolres Rembang. Polisi pun segera bertindak dengan melakukan penyelidikan. Apalagi, kasus yang sama, berulang kali terjadi di kabupaten ini. Sementara imbauan kepada warga agar waspada penipuan telah digencarkan.

Siti mengaku mengingat ciri-ciri kedua pelaku yang laki-laki, yakni badan agak gemuk, memakai kaos loreng, berperawakan pendek, rambut agak panjang, dan memakai jaket warna cokelat. Dia pun mengaku kaget setelah hasil konfirmasinya menyebutkan tidak ada orang dengan ciri-ciri seperti itu di Kodim Rembang.

Dandim mengatakan, intinya masyarakat jangan mudah percaya agar terhindar dari penipuan. Misalnya terhadap pemesanan yang mengaku untuk anggota TNI. Memesan hingga 50 buah kelapa, hampir pasti tidak dilakukan di warung kecil. Apalagi sampai pakai model meminjam sepeda motor segala.

Untuk diketahui, terhadap aksi penipuan dengan modus menyamar sebagai prajurit TNI, selain Lettu Bambang palsu alias Suhardiyanto, polisi dan tentara belum lagi pernah berhasil menangkap lagi pelaku penipuan. Padahal, beberapa kejadian penipuan dengan modus tersebut, terjadi setelah Lettu Bambang gadungan meringkuk di penjara. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan