KMP Tak Berlaku di Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD Rembang

Selasa, 7 Oktober 2014 | 14:43 WIB
Ketua DPC PPP Rembang Majid Kamil. (Foto:Pujianto)

Ketua DPC PPP Rembang Majid Kamil. (Foto:Pujianto)


REMBANG, mataairradio.com –
Koalisi Merah Putih (KMP) yang dihuni oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, Partai Golkar, dan PPP disebut tidak berlaku dalam kepemimpinan DPRD Rembang.

Semua partai yang menempatkan wakilnya di parlemen daerah ini, diklaim telah kompak untuk tidak terganggu oleh KMP di DPR, termasuk dalam urusan pembentukan alat kelengkapan dewan.

“Kalau di Rembang sini, kelihatannya semuanya Insyaallah kita kompak semua. Partai dari A sampai Z kita semua kompak. Nggak ada Koalisi Merah Putih, dalam melaksanakan kepimpinan di DPRD,” ungkap Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PPP Rembang Majid Kamil.

Majid juga menyebut tidak ada arahan khusus dari pihak Dewan Pengurus Pusat (DPP), khususnya PPP, agar membentuk Koalisi Merah Putih di DPRD. Ia menegaskan, tidak ada keharusan membangun Koalisi Merah Putih di daerah.

“Dari DPP (PPP), kemarin, kalau bisa seperti itu (membangun Koalisi Merah Putih, red.), tapi tidak harus. Kan nggak semua sama dari Pusat ke daerah,” tandasnya.

Joko Supriyadi, satu-satunya politisi PKS yang kembali duduk di DPRD Rembang juga menyebut belum adanya pengaruh Koalisi Merah Putih di DPR ke tingkat DPRD Rembang.

“Belum ada instruksi apapun dari DPP (PKS), soal Koalisi Merah Putih dalam hal pembentukan alat kelengkapan. KMP belum berlaku dalam pembentukan alat kelengkapan di DPRD Rembang,” kata Joko yang dihubungi melalui saluran telepon.

Namun meski tidak berpengaruh dalam pembentukan alat kelengkapan, Koalisi Merah Putih diprediksi akan tetap memberikan pengaruh di Pemilihan Kepala Daerah, jika Pilkada tetap dilakukan melalui DPRD.

“Kalau soal Pilkada, karena UU Pilkada digolkan oleh Koalisi Merah Putih, maka politik di daerah akan terpengaruh. Mungkin akan ada koalisi turunan di DPRD,” katanya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan