Klaim Benahi IPAL, Holi Mina Coba Beroperasi

Rabu, 25 Mei 2016 | 16:03 WIB
Suasana jelang uji coba produksi pada pabrik tepung ikan milik PT Holi Mina Jaya di Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, Rabu (25/5/2016). (Foto: Pujianto)

Suasana jelang uji coba produksi pada pabrik tepung ikan milik PT Holi Mina Jaya di Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, Rabu (25/5/2016). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, matairradio.com – Pabrik tepung ikan milik PT Holi Mina Jaya di Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan melakukan uji coba operasi setelah instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) milik perusahaan itu diklaim beres.

Uji coba dilakukan pada Rabu (25/5/2016) pagi, disaksikan oleh pihak Pemerintah Desa Balongmulyo, Pemerintah Kecamatan Kragan, Koramil, dan Komisi A DPRD Rembang.

Anggota Komisi A DPRD Rembang Puji Santoso mengatakan, pihaknya diundang oleh pihak perusahaan untuk menyaksikan uji coba operasi pabrik yang sempat diprotes warga karena bau limbah.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengecek beberapa titik seperti instalasi pengelolaan air limbah yang tampak tertata baik dan bersih, namun belum diketahui baku mutu limbahnya.

Selain itu, ia mengaku sempat bertanya kepada pihak kepala desa setempat mengenai dokumen analisis mengenai dampak lingkungan atau Amdal dan izin lingkungan dari pabrik tersebut.

“Tadi sempat tanya tentang izin lingkungan pabrik kepada kepala desa. Katanya belum jadi, karena kades dan Camat Kragan baru diajak rapat guna membahas Amdal. Tanya ke manajemen, katanya nggak tahu,” ungkapnya.

Soal baku mutu limbah dan kemungkinan bau yang ditimbulkan, pihak Komisi A menyatakan perlu untuk kembali datang mengecek pada lain waktu karena pada saat itu, dua hal tersebut belum langsung diketahui.

“Kami perlu datang lagi ke sini bersama pihak yang berwenang untuk mengecek baku mutu limbah, mungkin dua atau tiga minggu lagi, atau ketika ada keluhan dari masyarakat soal limbah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Rembang Purwadi Samsi mengaku tidak mendapat undangan untuk menghadiri uji coba operasi pabrik tepung ikan tersebut, karena tidak wajib.

Menurutnya, berdasarkan ketentuan, uji coba produksi diperbolehkan selagi ada pemberitahuan kepada lingkungan sekitar, agar dari masyarakat mengetahuinya.

Namun ia menegaskan bahwa izin lingkungan bagi pabrik tersebut masih belum terbit lantaran ada sejumlah item yang belum dipenuhi, padahal menjadi salah satu syarat.

“Belum terbit izin lingkungan karena beberapa item belum dipenuhi seperti cerobong asap kurang tinggi. Uji coba boleh, tapi harus pemberitahuan kepada lingkungan sekitar biar masyarakat tahu,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan