Kiper Persela Meninggal: PSIR Turut Berduka, Ganster Tahlilan

Senin, 16 Oktober 2017 | 15:29 WIB

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda. (Foto dikutip dari Jawa Pos)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak PSIR Rembang menyatakan ikut berduka cita atas meninggalnya Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda.

Pemain berusia 38 tahun ini yang baru saja berlaga di Liga 1 melawan Semen Padang menghembuskan nafas terakhir di RSUD Dr Soegiri, Ahad (15/10/17), pukul 17.15 WIB.

Sebelum meninggal, rekaman kamera memperlihatkan detik-detik tendangan keras dari rekan setim Choirul, Ramon Rodriguez, yang tanpa sengaja menendang keras kiper tersebut di bagian dada.

Keduanya berusaha keras menjaga gawang dari kebobolan.

Sebelum dibawa keluar lapangan, Choirul tak sadarkan diri. Tim medis lalu engevakuasi Choirul Huda dari Lapangan Stadion Surajaya ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal.

“Sebagai insan bola, kami ikut merasa kehilangan. Ikut berbela sungkawa,” kata Direktur Teknik PSIR Hadi Surento.

Menurutnya, sosok Choirul adalah pemain yang loyal terhadap tim. Selain itu, kontribusi dan dedikasi Choirul juga tinggi, bagi persepakbolaan Indonesia, khususnya di Persela Lamongan.

Sementara itu, pihak Gabungan Suporter Rembang (Ganster) pun menyatakan ikut berduka cita atas meninggalnya pemain bernomor punggung 1.

“Kami instruksikan pengurus di tingkatan Korwil maupun Laskar guna tahlilan buat almarhum Choirul Huda,” ujar Ketua Umum Ganster, Pujianto.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan