Khotbah Serentak Senjata KPU Rembang Pertahankan Partisipasi Pemilih

Minggu, 8 Juni 2014 | 17:24 WIB
masjid besar Lasem. (Foto:Rif)

Masjid besar Lasem. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang bertekad mempertahankan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif di Pilpres 9 Juli nanti. Salah satu cara yang akan dipakai KPU adalah menyisipkan pesan mengenai arti penting memilih Pemimpin melalui khotbah di Jumat terakhir menjelang coblosan Pilpres.

Pada Pemilu Legislatif 9 April lalu, tingkat partisipasi pemilih menembus 84 persen. Saat itu, pihak KPU menggarap pemilih secara intensif di lima segmen. Mulai pemilih pemula, pemilih di kalangan religius, penyandang cacat, pemilih di daerah pinggiran, dan kaum perempuan.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud mengatakan, pada Pilpres kali ini, sosialisasi di lima segmen itu juga akan dimaksimalkan. Dia menegaskan, khusus untuk sosialisasi melalui khotbah di Jumat terakhir menjelang Pilpres, telah dipersiapkan materinya.

Pihak KPU juga mengklaim telah memaksimalkan peran Panitia Pemungutan Suara dan KPPS untuk menggencarkan sosialisasi di desanya masing-masing. Kampanye untuk menggunakan hak pilih pada Pilpres nanti juga disampaikan melalui berbagai media.

Minanus Suud mengakui, ada tantangan dalam pergerakan untuk mengajak masyarakat guna memilih pada Pemilu Presiden kali ini. Salah satunya adalah tak lagi dipakainya sukarelawan demokrasi. KPU memastikan tidak ada lagi sukarelawan demokrasi yang diangkat secara resmi oleh penyelenggara pemilu.

Sementara pada Pileg kemarin, ada 25 sukarelawan demokrasi yang direkrut. Mereka bertugas menggenjot sosialisasi kepada pemilih mulai 1 Januari hingga April 2014. Saat itu KPU menargetkan tingkat partisipasi pemilih hingga 75 persen, namun tercapai 84,33 persen.

Sementara itu, jika menilik hasil Pilpres 2009 silam, maka target KPU untuk mempertahankan tingkat partisipasi pemilih minimal 84 persen di Pilpres 2014, cukup berat. Pada Pilpres lima tahun lalu, tingkat partisipasi pemilih di Rembang hanya 75,44 persen. Tingkat partisipasi di Pilpres itu pun lebih rendah dari tingkat pengunaan hak pilih pada Pileg 2009 yang mencapai 83 persen. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan