Keterangan Mujoko Kuatkan Status Tersangka Anak Buahnya

Friday, 26 June 2015 | 15:02 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rembang Mujoko. (Foto: wartarembang.blogspot.com)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rembang Mujoko. (Foto: wartarembang.blogspot.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Keterangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang Mujoko yang diberikan secara maraton kepada penyidik di kejaksaan negeri setempat, menguatkan status tersangka anak buahnya, yaitu Sinarman dan Moch Chaeron, dalam kasus dugaan korupsi proyek.

Mujoko diperiksa penyidik Kejari sejak Senin (22/6/2015) hingga Kamis (25/6/2015) kemarin. Kajari Rembang I Wayan Eka Putra melalui Kasi Pidsus Eko Yuristianto mengatakan, keterangan Mujoko menguatkan keterlibatan anak buahnya dalam kasus dugaan korupsi proyek di 7 titik.

Status Kepala Dinas PU itu belum akan bergerak menjadi tersangka, karena di pemeriksaan kemarin, kejaksaan hanya membutuhkan keterangan sebagai saksi. Menurut Kasi Pidsus, Mujoko mungkin terjerat, justru dari keterangan anak buahnya tersebut.

“Bukan dari tujuh rekanan, tetapi bisa dari yang dekat dengan dia. Bisa dari PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen),” tandasnya.

Pemeriksaan Sinarman dan Moch Chaeron sebagai tersangka oleh pihak Kejari Rembang, baru akan dilakukan pada Kamis 2 Juli mendatang.

Karena dua pejabat itu sudah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah karena dugaan korupsi di titik yang lain, maka pemeriksaan akan dilakukan di Semarang. Saat ini, Sinarman dan Chaeron ditahan oleh Kejati di Lapas Kedungpane Semarang.

Kejati menahan Sinarman karena kasus dugaan korupsi pemeliharaan drainase di Dusun Sulo Desa Kenongo Kecamatan Sedan, sedangkan Chaeron ditahan karena korupsi pemeliharaan lingkungan permukiman tahun 2013.

“Kami mungkin akan memeriksa tersangka Sinarman dan Chaeron di Kedungpane. Mungkin Kamis depan (2/7/2015),” tandasnya.

Eko berharap, dari keterangan dua pejabat yang berstatus sebagai pejabat pembuat komitmen atau PPK itu nanti, akan memberi titik terang keterlibatan Kepala Dinas PU sebagai Pengguna Anggaran.

Paling tidak, agar masyarakat tidak lagi bertanya-tanya, tentang status Mujoko dalam gurita korupsi di DPU.

Seperti diketahui, Kejari Rembang menangani kasus dugaan korupsi tujuh proyek DPU tahun 2013 dan 2014.

Satu proyek yang tangani oleh PPK Sinarman adalah pemeliharaan drainase di Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori tahun 2014.

Adapun enam proyek dengan PPK Chaeron adalah penyehatan lingkungan permukiman (PLP) di Dusun Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori tahun 2014. Kemudian dua PLP di Dusun Nganguk Desa Gunungsari masing-masing pada tahun 2014.

Lalu PLP Jalan Kuangsan-Banggi dan Banggi-Sidomulyo tahun 2013 serta PLP talut jalan Dukuh Mulo Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori tahun 2014.

Tak hanya pejabat, empat orang dari tujuh rekanan juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari, tetapi belum sampai berujung penahanan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan