Kerusakan Parah Jalur Kasreman-Punjulharjo Butuh Perhatian Pemerintah

Jumat, 10 Januari 2020 | 12:52 WIB

Kerusakan parah terjadi di jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Kasreman dan Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Kerusakan parah terjadi di jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Kasreman dan Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang.Jalur

dengan panjang sekitar 4,5 kilometer ini sangat berbahaya jika dilewati kendaraan bermotor karena banyaknya lubang sehingga menyebabkan potensi kecelakaan.

Dari pantauan reporter mataairradio.com lubang yang ada dijalan digenangi air hujan, sehingga cukup licin bagi kendaraan yang melintas, khususnya roda dua.

Padahal, jalur tersebut lumayan padat, karena menghubungkan antara desa-desa yang berada di selatan Kasreman dan sekitarnya untuk menuju jalur Pantura.

Selain itu, jalur itu juga banyak dilalui oleh anak sekolah.

Sekretaris Desa Kasreman Muhammad Anwar menyatakan, kerusakan jalan sudah terjadi selama bertahun-tahun, namun belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah.

Saat  disinggung faktor penyebab kerusakan jalan, dirinya membeberkan ada beberapa faktor.

Yaitu keluar masuknya kendaraan operasional dari PT Malindo Fedmill yang lokasinya berada di Desa Kasreman.

Faktor lain yaitu pada saat musim panen tebu berlangsung, karena banyak truk pengangkut yang lalu-lalang mengakses jalan itu.

Selain itu, dia memperkirakan ada pergeseran lempengan tanah, sehingga mempercepat kerusakan jalan.

Kondisi itu diperparah dengan tidak adanya saluran air atau drainase untuk menampung aliran air pada saat musim hujan seperti pada saat ini.

Anwar mengungkapkan, perbaikan jalan, terakhir dilakukan pada tahun 2019. Mulai dari pertigaan sebelum kantor balai desa ke utara hingga akhir pemukiman penduduk sepanjang satu kilometer.

“Paling tidak diperhatikan Mas, jalur itu perlu pelebaran dan juga saluran air agar air tidak menggenang di tengah jalan,” ungkapnya.

Dirinya berharap ada penanganan serius dari Pemda untuk masyarakat Kasreman dan sekitarnya yang setiap hari memanfaatkan jalur itu.

Jalur lingkar Tireman-Galonan ada penanganan yang sangat cepat walaupun sementara, namun kerusakan jalan Kasreman-Punjulharjo seakan-akan dilupakan oleh Pemda.

Kapti Prastyo Aji Kasi Drainase pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTaru) Kabupaten Rembang saat dihubungi reporter mataairradio.com pada Jumat (10/1/2020) pagi belum memberikan konfirmasi resmi terkait penanganan jalur Kasreman-Punjulharjo.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan