Kerusakan Jalan Lasem-Sale Hanya Diperbaiki Tiga Kilometer

Sabtu, 22 Maret 2014 | 15:13 WIB
Papan proyek perbaikan ruas jalan provinsi mulai Lasem hingga Sale. (Foto:Pujianto)

Papan proyek peningkatan ruas jalan provinsi mulai Lasem hingga Sale. (Foto:Pujianto)

PAMOTAN, MataAirRadio.net – Kerusakan jalan level parah pada ruas antara Lasem hingga Sale akan diperbaiki hanya untuk tiga kilometer pada tahun ini. Padahal panjang ruas jalan yang rusak di jalur itu mencapai 30 kilometer. Rencana itu terungkap dari papan proyek yang terpampang di tepi jalan tersebut, tepatnya di sebelah utara SPBU Pamotan.

Di papan tertulis, ruas jalan provinsi mulai Lasem hingga Sale, akan diperbaiki dengan anggaran tujuh miliar rupiah. Namun di papan tidak ada penjelasan mengenai bentuk penanganannya, pembetonan atau yang lain. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rembang Catur Winanto menyebut perbaikan jalan yang hanya sepanjang tiga kilometer, tidak efektif.

Menurutnya, kerusakan jalan sudah berlangsung sangat lama. Jika penanganan tidak serempak, bisa menjadi percuma. Karena satu sisi di perbaiki, sisi yang lain mulai rusak. Dia berharap agar pihak Pemkab Rembang mengusulkan tambahan penanganan. Catur mengaku seringkali mendapat pertanyaan dari warga terkait kapan perbaikan jalan dilakukan.

Menurut keterangan tertulis di papan proyek itu, pekerjaan peningkatan Jalan Lasem-Sale dilakukan selama 180 hari, terhitung mulai 28 Februari 2014. Namun dari pantauan MataAir Radio pada Sabtu (22/3) pagi, belum ada aksi perbaikan di lapangan. Belum pula tampak, tumpukan material di tepi ruas jalan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Raharjo juga mempertanyakan efektifitas penanganan kerusakan jalan yang hanya tiga kilometer. Sebab kerusakan jalan sudah berada di level parah dan telah berlangsung lama. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi kepedulian provinsi.

Soal mengusulkan tambahan, Raharjo tetap akan melakukannya. Hanya saja, sinyalemen yang diterimanya dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tahun ini penanganan kerusakan jalan hanya sepanjang tiga kilometer dan akan dilanjutkan pada tahun depan.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono menambahkan, saat rapat koordinasi rutin di Semarang pada Kamis (20/3) kemarin, terungkap bahwa penanganan kerusakan jalan, memang dilakukan secara bertahap.

Pihaknya langsung mengusulkan adanya penambahan kegiatan serupa melalui APBD Perubahan 2014 Jawa Tengah. Selain mengusulkan penanganan kerusakan Jalan Lasem hingga Sale, ia juga mendesak penanganan yang sama pada ruas jalan provinsi lainnya, yakni Jalur Rembang-Blora. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. lukman

    Maret 23, 2014 at 2:03 pm

    jalan adalah akses umum masyarakat seharusnya di perhatikan oleh pemerintah ,karena salah satu terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah karena jalan yang rusak dan bergelombang,pemerintah harusnya memberikan ketertiban kepada truk truk besar pengangkut tambang agar mengurangi berat angkutanya karena hal seperti itu kapasitas yang berlebihan dapat merusak akses jalan yang telah di perbaiki

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan