Kementerian Pariwisata Tunjuk Lasem Ikuti WTTC di Bangkok

Selasa, 8 November 2016 | 18:38 WIB
Rumah berlanggam China kuno di wilayah Kecamatan Lasem. (Foto:wikimedia.org)

Rumah berlanggam China kuno di wilayah Kecamatan Lasem. (Foto:wikimedia.org)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjuk Kecamatan Lasem untuk mengikuti ajang World Travel and Tourism Council (WTTC) di Bangkok, Thailand pada sekitar bulan Maret 2017.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Dasun Kecamatan Lasem Sujarwo pada saat kegiatan dialog Bupati Rembang dengan masyarakat di pendapa kecamatan setempat, Selasa (8/11/2016).

Ia meminta pihak pemerintah kabupaten merespon penunjukan tersebut dengan memberikan dukungan antara lain pembuatan landmark atau tengaran di sekitaran depan Masjid Besar Lasem.

“Landmark itu adalah yang menunjukkan bahwa Lasem merupakan kota tua dan kota wisata. Selanjutnya yang perlu disikapi adalah kebersihan kota dari sampah, termasuk di Sungai Babagan,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan perlu ada koordinasi intensif antara kepala desa, camat, dan dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga menyangkut persiapan keikutsertaan Lasem di WTTC.

“Saya ingin ada kerjasama atau koordinasi antara dinas pariwisata dengan camat atau dari kepala desa (tentang) yang tepat itu yang bagaimana Lasem ini, untuk menjadi pintu masuknya pariwisata. Biaya (biar) Pemkab akan menyediakan,” ujarnya.

Mengenai Sungai Babagan, kata Hafidz, Pemkab sudah menormalisasinya tahun ini dengan anggaran Rp800 juta. Sementara terkait pencegahan aksi buang sampah secara sembarang di sungai, butuh kesadaran masyarakat.

Pemkab berkomitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata di Lasem. Tahun 2017, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk penataan Kawasan Alas Samudera Wela.

Kawasan tersebut meliputi Desa Pasarbanggi, Tritunggal, dan Punjulharjo Kecamatan Rembang, serta Desa Gedongmulyo, Tasiksono, dan Dasun Kecamatan Lasem.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan