Kembali Dikelola Pemkab, Taman Kartini Masih Sepi

Rabu, 25 April 2018 | 19:09 WIB

CV Rembang Jaya Sentosa mengembalikan pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini kepada Pemkab Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Objek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang masih sepi dari pengunjung, meskipun saat ini kembali dikelola oleh pihak pemerintah kabupaten setempat.

Rinawati, seorang penjaga loket Taman Kartini menyebutkan, sepanjang April ada sedikit kenaikan pengunjung. Dalam sehari, satu bendel atau 100 lembar tiket terjual, namun kategorinya masih sepi.

“Biasanya kalau Aprilan ramai banget. Kemarin ini ya ada kenaikan, tapi sedikit,” katanya.

Bulan Maret, hanya habis kira-kira separuh bendel atau 50-an tiket. Setoran langsung masuk Pemkab. Ia mengakui, Taman Kartini masih kalah bersaing dengan Pantai Karangjahe, Caruban, dan Wates.

Padahal secara harga tiket, sudah diturunkan, dari Rp10.000 menjadi Rp3.000 pada hari biasa dan Rp3.500 pada hari libur. Namun harga itu memang belum termasuk bea parkir Rp2.000 untuk motor.

“Harga tiket sekarang, hari biasa Rp3.000, hari libur dan tanggal merah Rp3.500. Itu sesuai Perda. Parkir Rp2.000,” terangnya.

Rina adalah salah seorang karyawan dari CV Rembang Jaya Sentosa. Pihak swasta yang sebelumnya mengelola objek wisata yang letaknya persis di sebelah barat Gedung DPRD Rembang.

Namun karena Pemkab kekurangan tenaga, maka ia dan beberapa temannya dipekerjakan secara sementara di Taman Kartini.

Sementara itu, Abdul Wakhid, seorang pengunjung Taman Kartini berasal dari Desa Sumberjo Kecamatan Rembang mengakui, objek wisata ini tidak seramai dulu.

Bangunan dan sejumlah wahana wisata kini terkesan kumuh dan tidak terawat. Padahal lokasinya strategis. Di dalam kota dan di tepi Jalur Pantura.

“Kalau saya ya lebih suka Pantai Karangjahe ketimbang Taman Kartini. Tapi tetap sesekali  berkunjung ke Taman Kartini, karena lebih dekat,” katanya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rembang memperbaiki sarana dan prasarana objek wisata yang pernah digandrungi wisatawan lokal pada era 1990-an.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang Chris Prasetyana belum memberikan penjelasan mengenai pengelolaan Taman Kartini.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan