Kelulusan SMA, Nilai Rapor Dominasi Komposisi Nilai Sekolah

Sabtu, 12 April 2014 | 14:43 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Ujian Nasional (UN) 2014 bagi siswa Kelas XII tingkat SMA sederajat akan segera digelar mulai Senin (14/4) ini. Hampir semua proses dan pelaksanaan ujian nasional tahun ini, sama dengan tahun lalu. Namun ada yang membedakan.

Ketua Panitia Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat Kabupaten Rembang Mutakin mengatakan, komposisi nilai sekolah sebagai salah satu item penentu kelulusan diubah. Jika tahun lalu nilai sekolah dibentuk dari komposisi 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai hasil ujian sekolah, namun tahun ini, komposisi dari nilai rapor ditambah.

“Tahun ini, komposisi nilai sekolah dibentuk dari komposisi 70 persen nilai rapor dan 30 persen nilai hasil ujian sekolah. Selain komposisi ini, hampir semua proses dan pelaksanaan ujian nasional tahun ini, nyaris sama dengan tahun lalu,” katanya saat wawancara dengan MataAir Radio melalui sambungan telepon, Sabtu (12/4) pagi.

Menurut Mutakin, lantaran ada perubahan penentuan porsi dalam komposisi nilai sekolah ini, maka pihaknya mematok target lebih tinggi di kelulusan siswa SMA sederajat tahun ini. “Untuk SMA misalnya, kita naikkan targetnya menjadi hampir 100 persen,” tegasnya.

Mengenai persiapan pelaksanaan ujian nasional, Mutakin mengaku sudah cukup siap. Sosialisasi dengan pihak SMA/MA/SMK sudah intensif dilakukan. Koordinasi dan pengawasan distribusi naskah soal UN juga sudah dipersiapkan secara matang.

“Kami sudah tentukan dua posko ujian nasional. Satu di SMA Negeri 2 Rembang untuk tingkat SMA/MA dan di SMK Negeri 1 Rembang untuk tingkat SMK. Naskah soal tiba di Rembang pada siang hari ini (12/4),” imbuhnya.

Tahun ini, Ujian Nasional di Kabupaten Rembang akan diikuti oleh 3.657 siswa SMA/SMA Luar Biasa/MA, 2.308 siswa SMK, dan 666 siswa Kelompok Belajar (Kejar) Paket C setara SMA.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi menambahkan, posko ujian nasional berfungsi antara lain untuk penyimpanan naskah soal dan sebagai penghubung seperti jika ada informasi ke semua sekolah. “Posko ini juga semacam pusat informasi lah,” katanya.

Menurut Effendi, sesampainya di Kabupaten Rembang, naskah soal ujian nasional akan disimpan dengan pengamanan ketat oleh polisi. Untuk mempermudah distribusi naskah soal ke wilayah timur, pihaknya juga telah menyediakan sub-posko di Kecamatan Lasem.

“Dengan pertimbangan jumlah sekolah yang ada di luar Kecamatan Rembang, paling banyak berlokasi di Lasem, maka untuk wilayah timur seperti Lasem, Kragan, Sarang, Sedan, dan Sale, naskah soalnya didistribusikan melalui sub-posko Lasem. Tentu saja setelah mengambil di Posko Rembang lebih awal,” katanya.

Dia mengklaim, kerawanan kebocoran naskah soal sudah diminimalkan sedemikian rupa, sebagaimana petunjuk dari Pemerintah dengan melakukan pengawasan ketat, baik oleh polisi maupun pengawas tingkat satuan pendidikan.

“Yang justru kami minta adalah kepada semua pihak baik itu pelajar maupun orang tua agar berhati-hati dan jangan percaya jika ada oknum yang menawarkan kunci jawaban naskah soal ujian nasional. Karena kami jamin, tidak akan terjadi bocor,” pungkasnya. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan