Kekurangan Personel, KPU Akan Tambah Anggota PPK

Senin, 12 November 2018 | 15:51 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan melakukan seleksi untuk penambahan dua personel Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Rembang, pada 10 November 2018, mendatang. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan menambah dua personel Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Rembang.

Hal itu dilakukan untuk menyikapi supaya kinerja PPK dapat berjalan maksimal mengingat jumlah surat suara pada Pemilu 2019 mendatang akan terdiri dari beberapa macam.

Komisioner KPU setempat Zaenal Abidin menerangkan, penambahan jumlah personel PPK pada semua kecamatan merupakan perintah dari KPU RI melalui surat edaran (SE) yang terbaru.

“Isi surat edaran berupa intruksi penambahan jumlah personel PPK di semua wilayah penugasan, sekaligus penjelasan teknis penambahannya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam hal ini KPU tingkat Kabupaten/Kota tidak merekrut personel PPK seperti pada saat awal perekrutan, melainkan mengambil sepuluh besar peserta pendaftar PPK pada hasil seleksi PPK saat Pemilihan Gubernur pada Juni 2018 lalu.

Ia menambahkan, dari sepuluh besar peserta pendaftara PPK tersebut, nantinya akan diverifikasi dan dites wawancara terlebih dahulu oleh tim dari KPU Kabupaten.

“Bagi kabupaten yang menggelar Pilkada, jangka waktu penambahan personel PPK dimulai pada tanggal 10 sampai 20 November 2018.

Sedangkan kabupaten yang tidak mengelar Pilkada dimulai pada 10 sampai 28 November 2018,” terangnya, saat dikonfirmasi mataairradio.com, pada Senin (12/11/2018).

Zaenal juga menambahkan, nantinya surat keputusan (SK) untuk calon PPK yang terpilih akan ditandatangani pada Januari 2019, sehingga pada Bulan Desember 2018 mendatang, jumlah personel PPK masih sebanyak tiga orang di tiap kecamatan.

“Sebelum KPU menggelar tes wawancara, kami akan memverifikasi nama-nama yang masuk sepuluh besar terlebih dahulu.

Apakah ada nama-nama yang ikut berpartisipasi dalam politik praktis atau tidak,” ujarnya.

Diungkapkanya, setelah dicek, hingga saat ini ada dua nama dari kecamatan Gunem dan Kaliori yang secara resmi tercatat sebagai Calon Legislatif.

“Kedua nama tersebut secara otomatis tidak akan kami panggil ikut tes wawancara, untuk seleksi penambahan anggota PPK,” tegasnya.

Sementara itu, jumlah personel PPK yang hanya tiga orang menurut banyak pihak dianggap kurang, sehingga banyak masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk menambah jumlah personel PPK menjadi lima orang. Sebelumnya, jumlah personel di tiap PPK hanya ada tiga orang.

Apalagi pada pemilu 2019 nantinya akan ada lebih banyak surat suara yang digunakan yaitu surat suara untuk pemilihan presiden, DPD, DPR RI, dan DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/kota.

Mengingat banyaknya suarat suara pada Pemilu 2019 mendatang, penambahan personel PPK dianggap perlu, untuk memaksimalkan kinerja penyelenggara.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan