Kekeringan di Rembang Meluas ke 9 Kecamatan

Friday, 31 July 2015 | 17:15 WIB
Sebagian warga Desa Sulang Kecamatan Sulang masih kesulitan mendapatkan air bersih, meski hujan telah turun dalam tiga hari terakhir.  (Foto:Ahmad Muhtarom)

Ilustrasi bantuan air bersih untuk maysarakat yang dilanda kekeringan. (Foto:Ahmad Muhtarom)

 
REMBANG, mataairradio.com – Bencana kekeringan di Kabupaten Rembang, kini telah meluas ke sembilan kecamatan. Jika sebelumnya hanya Kecamatan Sulang, Bulu, Sumber, dan Sale yang kekeringan, saat ini Kragan, Pancur, Lasem, Sedan, dan Kaliori menyusul terdampak kemarau parah.

Lima kecamatan lain, yakni Rembang, Sluke, Sarang, Pamotan, dan Gunem pun diyakini bakal terlanda bencana serupa dalam waktu dekat karena kemarau baru mencapai puncaknya di bulan Agustus atau September. Pihak BPBD Rembang mengaku siap menghadapi kekeringan yang meluas ini.

Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan pada BPBD Rembang Ahmad Makruf mengaku sudah menyiapkan 304 tangki bantuan air bersih untuk disalurkan ke 40 desa di sembilan kecamatan yang kekeringan.

“Bantuan di Agustus nanti itu akan kami salurkan masing-masing 76 tangki di setiap minggunya,” ungkapnya.

Menurut catatan BPBD, 40 desa yang kekeringan itu masing-masing 12 di Kecamatan Sumber dan Kragan, 4 desa di Kecamatan Bulu, 3 desa di Kecamatan Sulang, masing-masing dua desa di Kecamatan Sale, Sedan, Kaliori, dan Pancur, serta satu desa di Kecamatan Lasem, yaitu Dasun.

“Yang mencolok ya di Kragan. Tahun lalu tidak sampai sepuluh desa yang kekeringan, tahun ini ada 12,” bebernya.

Ahmad Makruf yang akrab disapa Ayub menjelaskan, setiap desa yang kekeringan rata-rata disaluri dua tangki bantuan air bersih di tiap kali distribusi. Dia mengatakan, BPBD menyediakan alokasi setidaknya 1.384 tangki bantuan air bersih, untuk menangani kekeringan di daerah ini.

Dari penyaluran bulan Juli dan nantinya satu bulan di Agustus, baru 356 tangki bantuan air bersih yang didistribusikan oleh BPBD. Sementara di bulan Juli ini, Badan Koordinasi Wilayah I Jawa Tengah, juga turut menyalurkan 81 tangki bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Rembang.

“Kami tidak tahu jatah dari Bakorwil itu berapa. Tetapi jika mengacu tahun lalu ada 320 tangki,” tambahnya.

Meski sudah ditopang oleh Bakorwil I Jawa Tengah, BPBD tetap meminta kepada para pengusaha agar membantu masyarakat yang kekeringan di daerah ini.

“Namun penyaluran bantuan air oleh perusahaan agar dikoordinasikan dengan kami, biar tidak tumpang tindih,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan