Kejari Rembang Peringkat Pertama Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 19 Desember 2015 | 14:18 WIB
Grafik penanganan kasus tindak pidana korupsi oleh pihak Kejaksaan Negeri Rembang per 18 Desember 2015. (Foto: Pujianto)

Grafik penanganan kasus tindak pidana korupsi oleh pihak Kejaksaan Negeri Rembang per 18 Desember 2015. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kejaksaan Negeri Rembang meraih penghargaan sebagai Kejari Tipe B peringkat pertama di Indonesia dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Penghargaan diberikan Jaksa Agung Prasetyo kepada Kepala Kejaksaan Negeri Rembang I Wayan Eka Putra di Jakarta, 16 Desember lalu.

Kajari Rembang melalui Kasi Pidsus Eko Yuristianto menganggap penghargaan itu sebagai capaian yang menggembirakan.

“Menggembirakan karena belum tentu, kejari lain bisa melakukannya,” katanya melalui sambungan telepon Sabtu (20/12/2015) pagi.

Namun ia mengakui, penilaian yang sama belum tentu diberikan oleh masyarakat.

Eko menyadari, bisa jadi masih ada banyak masalah atau indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang perlu cepat ditangani oleh pihak kejaksaan.

“Memang bisa saja masyarakat menilai ini belum seberapa. Tapi paling tidak, kami sudah menunjukkan kalau kami ini bekerja,” terangnya.

Selain Rembang, Kejari Lubuk Linggau-Sumatera Selatan dan Kejari Bajawa-Nusa Tenggara Timur yang juga Kejari Tipe B, mendapat penghargaan yang sama, masing-masing di peringkat kedua dan ketiga.

“Untuk yang kejaksaan tinggi, Kejati Jawa Tengah menjadi yang terbaik se-Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Eko Yuristianto, predikat Kejari dengan prestasi terbaik diukur dari kinerja penyidikan, penuntutan, eksekusi, dan penyelamatan kerugian keuangan negara.

“Rentang waktunya ditentukan dalam satu tahun terakhir. Kami berharap penghargaan ini bisa menjadi pelecut penegakan hukum,” tegasnya.

Jaksa Agung Republik Indonesia Prasetyo dalam surat keputusannya berharap agar Kejati, atau Kejari yang berprestasi, menjadi contoh bagi seluruh jajaran kejaksaan dalam upaya percepatan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sementara itu, seusai menerima penghargaan dari Kejagung, Kajari Rembang I Wayan Eka Putra langsung terlibat rapat kerja di Jakarta untuk meningkatkan kerja pemberantasan tipikor.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan