Kecewa Isi Amplop, Calon Saksi Golkar Boikot Pembekalan

Thursday, 3 April 2014 | 14:45 WIB
Sejumlah calon saksi meninggalkan kegiatan pembekalan saksi yang digelar oleh DPD Golkar Rembang. (Foto Pujianto)

Sejumlah calon saksi meninggalkan kegiatan pembekalan saksi yang digelar oleh DPD Golkar Rembang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Puluhan calon saksi dari Partai Golkar pada Pemilu 9 April mendatang memboikot acara pembekalan saksi yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang, Kamis (3/4) siang. Mereka kecewa karena isi amplop pengganti ongkos bensin dianggap terlalu kecil atau hanya Rp20.000. Padahal mereka datang dari daerah pelosok.

Sebagian dari mereka lantas membandingkan dengan uang saku saat sosialisasi caleg saja, yang paling sedikit Rp30.000 per orang. Sugi, salah satu warga Desa Ronggomulyo Kecamatan Sumber, tak mau melanjutkan pembekalan saksi pagi itu. Dia memilih keluar dan pulang.

Pria ini awalnya mendapat undangan untuk ikut pembekalan saksi di gedung DPD Partai Golkar di bilangan Jalan Pemuda Rembang. Dia yang seorang petani nekat datang, meski seharusnya bekerja di sawah. Kedatangannya dengan harapan akan mendapat uang saku pengganti senilai dengan upah garap sawah yang ditinggalkan.

Raup, calon saksi lainnya dari Dusun Pandansili Desa Logede Kecamatan Sumber juga mengaku kecewa dengan nilai uang saku yang diberikan pihak partai. Dia berpendapat, nilai uang saku yang dianggapnya kecil itu, seolah tidak menghargai partai berlambang pohon beringin ini.

Meski kecewa, Rauf tetap menerima uang saku itu dan memilih pulang karena itung-itung bisa untuk membeli bensin. Dia menyebutkan, jarak antara Logede hingga Rembang mencapai puluhan kilometer. Menurut dia, mestinya partai pengertian dengan memberikan uang saku paling tidak Rp50.000 per orang.

Rauf membandingkannya dengan upah panen padi yang ditinggalkannya hari itu. Dia biasa mendapat upah sebesar Rp50.000 per hari dengan makan tiga kali plus rokok. Dengan membanting topi yang dikenakannya, dia juga menilai, Golkar tidak cukup bisa bersaing di desanya. Masih kalah dari partai lain.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang Bambang Riyadi Soegomo mengaku menyesalkan sikap sebagian calon saksi yang mengaku kecewa dengan nilai uang saku saat pembekalan. Calon Anggota DPR dari Dapil III Jawa Tengah ini pun lantas mempertanyakan militansi kadernya.

Menurut Bambang, mestinya mereka mau mendengarkan pembekalan itu hingga selesai. Apalagi, peran saksi saat pemungutan suara sangat penting. Dia menyebutkan, saat pemungutan suara nanti setiap saksi akan mendapat jatah uang saku Rp100 ribu, masih ditambah ongkos makan.

Partai Golkar menggelar pembekalan saksi dalam dua gelombang pada Kamis (3/4) ini. Gelombang pertama dari Sumber, Kaliori, dan Gunem, sedangkan gelombang kedua dari Bulu, Sluke, dan Pancur. Sementara saksi dari kecamatan lain akan dibekali di hari berikutnya atau hingga Sabtu (5/4) nanti. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan