Kecelakaan Akibat Menyalip di Tikungan, Satu Tewas

Jumat, 20 Februari 2015 | 14:28 WIB
Kecelakaan di tikungan Pohlandak Kecamatan Pancur, Jumat (20/2/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Kecelakaan di tikungan Pohlandak Kecamatan Pancur, Jumat (20/2/2015) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

PANCUR, mataairradio.com – Seorang pesepeda motor tewas kecelakaan di tikungan dekat makam wilayah Desa Pohlandak Kecamatan Pancur, Jumat (20/2/2015) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban tewas akibat ditabrak pesepeda motor lain yang nekat menyalip di tikungan setempat.

Awalnya, korban yang bernama Kaniati (43) warga Punggurharjo melaju dari arah Pancur menuju Lasem dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra Fit K 3995 ZD.

Sementara dari arah berlawanan, melaju pesepeda motor Vixion anyar, bernama Ahmad Susilo (44) warga Sluke Kecamatan Sluke.

Kepala Pos Polisi Lalu Lintas Lasem Aiptu Heri Yulianto mengungkapkan, pesepeda motor Vixion nekat menyalip pesepeda motor lain di depannya saat melaju di tikungan.

“Lantaran berjalan terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi, Vixion menabrak pesepeda motor Supra Fit hingga tewas,” beber Heri kepada mataairradio.

Kaniati tewas akibat cedera berat di kepala, sedangkan Susilo menderita patah tangan kanan dan luka robek di dahi kanan diduga akibat terkena pecahan kaca helm. Keduanya sempat dilarikan ke RSI Arafah Rembang.

Aiptu Heri Yulianto menyebut, tikungan Pohlandak kerap memakan korban. Tikungan yang berkelok ini juga disebut minim rambu lalu lintas.

Mestinya rambu peringatan tikungan dipasang pada jarak 100 meter sebelum lokasi.

“Apalagi, jalur setempat terbilang minim lampu penerangan alias gelap pada malam hari. Sementara itu, akibat kecelakaan, kami belum akan menetapkan pengendara Vixion sebagai tersangka,” katanya.

Sholihul Khotim, salah seorang pengguna jalan ruas Lasem-Jatirogo membenarkan, tikungan Pohlandak terbilang rawan kecelakaan.

“Sepanjang yang saya tahu, korban kecelakaan rata-rata melaju dengan kecepatan tinggi di tikungan,” katanya.

Dia berharap agar dinas terkait memasang rambu peringatan dan menambah lampu penerangan.

Selain itu, dia mengajak agar sesama pengguna jalan lebih waspada berkendara, mengingat jalur tersebut kian ramai belakangan ini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan