Kebakaran Ludeskan Tiga Rumah Keluarga Miskin Terjan

Rabu, 3 Februari 2016 | 16:23 WIB
Kepala Pelaksana Harian BPBD Rembang Suharso (laki-laki, tengah) saat mengunjungi lokasi bekas kebakaran rumah salah satu warga Desa Terjan Kecamatan Kragan, Rabu (3/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Kepala Pelaksana Harian BPBD Rembang Suharso (laki-laki, tengah) saat mengunjungi lokasi bekas kebakaran rumah salah satu warga Desa Terjan Kecamatan Kragan, Rabu (3/2/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Kebakaran dilaporkan meludeskan 3 rumah milik keluarga miskin di wilayah RT 1 RW 1 Desa Terjan Kecamatan Kragan, Selasa (2/2/2016) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Rumah itu masing-masing milik Sarikah (75), Siti Rondhoh (70), dan Dasim.

Menurut keterangan Penjabat Sementara Kepala Desa Terjan Karyo Praptono, kebakaran diduga dipicu oleh lampu teplok berisi minyak tanah yang jatuh di atas tumpukan kayu di rumah Sarikah.

“Seketika api berkobar cepat dan menghanguskan rumah bambu korban,” terangnya kepada reporter mataairradio.

Sejurus kemudian, kobaran api menjalar ke rumah Siti Rondhoh dan ke kandang ternak milik Dasim serta meludeskannya. Rumah-rumah yang ludes ini berada dalam satu gerombol dan berdiri di atas tanah milik desa.

Pihak Pemerintah Desa Terjan menegaskan, kebakaran diketahui oleh warga saat api sudah berkobar hehat.

Pemadaman darurat tak bisa dilakukan karena daerah setempat tidak ada sumber air. Regu pemadam kebakaran juga tidak datang secepat harapan karena jarak Rembang-Kragan jauh.

“Mau dipadamkan secepatnya, di sini juga nggak ada sumber air. Lagi pula, angin kencang kan semalam itu,” katanya.

Begitu sampai, regu pemadam tinggal memadamkan sisa-sisa api. Menurut Karyo Praptono, selain 2 rumah milik janda tua miskin dan 1 kandang itu, kebakaran juga menghanguskan dua ekor anak kambing dan lima ekor ayam.

Pihak desa mencatat, kerugian material akibat kebakaran itu mencapai puluhan juta rupiah. Hal itu karena rumah yang ludes berbahan bambu dan nyaris tidak ada perabotan berharga.

Sejauh ini pihak desa belum berpikir mencarikan bantuan, tapi sudah laporan ke pemerintah kecamatan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan usai kebakaran, Sarikah yang tinggal sebatang kara kini ditampung di rumah kepala dusun, sedangkan Siti Rondhoh ditampung di rumah sanak saudaranya. Adapun Dasim, ditampung di rumah keluarga setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Rembang Suharso didampingi Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan Ahmad Makruf mengaku sudah memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian kepada keluarga korban pada Rabu (3/2/2016) pagi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan