Kawanan Begal Berpedang Beraksi di Jalur Dasun-Sendangasri

Selasa, 12 Januari 2016 | 17:15 WIB
Ilustrasi. (Foto: riaumandiri.co)

Ilustrasi. (Foto: riaumandiri.co)

 

LASEM, mataairradio.com – Seorang warga dilaporkan menjadi korban begal bersenjata tajam di jalanan sepi pengubung Desa Dasun dengan Desa Sendangasri Kecamatan Lasem, Senin (11/1/2016) petang menjelang isya. Sepeda motor jenis Honda Vario milik korban dirampas dan dibawa kabur.

Kepala Desa Sendangasri Amin menuturkan, korban adalah warga Desa Babagan Kecamatan Lasem yang berprofesi sebagai sopir. Saat itu, korban yang bernama Erfandi akan berangkat menuju pangkalan, tempat parkir truknya.

“Tapi saat sampai di tengah ruas tersebut korban dihadang pelaku,” ungkapnya kepada mataairradio.

Penjahat yang empat orang itu meminta paksa sepeda motor korban sembari menodongkan pedang. Korban pun terpaksa merelakan sepedanya dirampas. Para pelaku lantas kabur ke arah timur.

“Korban pun berlari ke arah yang sama untuk meminta pertolongan warga guna mengejar pelaku, tapi lolos,” tuturnya.

Menurut Kepala Desa Sendangasri, jalur setempat memang rawan kejahatan, terutama pencurian yang disertai kekerasan atau pembegalan. Dalam ingatannya, paling tidak sudah empat kali terjadi kasus serupa.

“Incaran penjahat rata-rata pesepeda motor yang melintas malam hari,” bebernya.

Amin menduga, kondisi jalur yang sepi dan gelap pada waktu malam, menjadi faktor pemicu kejahatan. Selain itu, kondisi jalur yang demikian sering pula dipakai oleh sebagian kalangan muda-mudi untuk berpacaran dan menjurus mesum.

Atas keadaan itu, ia bersama Kades Dasun sudah kerap mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan umum, kepada Pemkab Rembang. Tapi sampai dengan saat sekarang, usulan tersebut belum kunjung direspon.

“Kami akan kembali menyuarakan usulan yang sama pada forum koordinasi antardesa di kecamatan nanti,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun reporter mataairradio di lapangan, dua dari empat begal bersenjata tajam yang beraksi malam itu, sudah berhasil dibekuk.

Hal itu setelah keduanya tampak gugup dan menabrak seorang pengguna jalan di wilayah Kecamatan Sluke.

Namun pihak Polsek Lasem belum mau membebernya kepada publik karena masih memburu dua pelaku lain. Polisi berjanji mengungkap kasus ini secara tuntas ke publik, setelah seluruh pelaku dan barang bukti diamankan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




One comment
  1. diah

    Januari 12, 2016 at 10:28 pm

    Iya harus di usut tuntas

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan