Empat Kasus Pembacokan terjadi saat Malam Pergantian Tahun di Rembang

Kamis, 1 Januari 2015 | 17:59 WIB
Ilustrasi. (Foto:cdn.c.photoshelter.com)

Ilustrasi. (Foto:cdn.c.photoshelter.com)


REMBANG, mataairradio.com –
Empat kasus pembacokan terjadi saat momen perayaan malam pergantian tahun di Rembang, Kamis (1/1/2015) dini hari.

Dua kasus di antaranya dilakukan dengan modus bacok lari, sedangkan dua kasus lainnya bermodus pengeroyokan.

Secara tempat kejadian pun terpisah. Tiga di antaranya terjadi di wilayah Kecamatan Rembang. Satu kasus lainnya di wilayah Kecamatan Kaliori.

Akibat empat kasus pembacokan itu, lima orang terluka dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit, meski pada Kamis (1/1/2015) pagi, sudah ada yang diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

Tiga kasus pembacokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Rembang masing-masing terjadi di jalanan umum Desa Sumberjo, kawasan perempatan Mondoteko, dan kawasan depan SMA Kartini.

Di jalanan umum Desa Sumberjo, seorang remaja 16 tahun dari Desa Pranti Kecamatan Sulang bernama Alfian Rico Pratama, tiba-tiba dibacok bagian punggungnya oleh orang tak dikenal sekitar pukul 00.15 WIB.

15 menit setelahnya atau sekitar pukul 00.30 WIB, Abdul Surawan (18) warga Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori dibacok bagian punggung dan lempengnya, juga oleh seorang yang tak dikenal.

Namun lima menit lepas dari pukul 00.00 WIB, dua orang remaja dari Desa Purworejo Kecamatan Kaliori masing-masing bernama Muhammad Turaihan (17) dan Rudi Winarno (16) menderita luka memar dan robek di kepala, setelah dikeroyok oleb sekelompok remaja lain yang tak dikenal.

Sementara itu, sekitar pukul 01.30 WIB, seorang pemuda 19 tahun warga Celering Desa Mojowarno Kecamatan Kaliori bernama Dicky Andita Nugraha, terluka pada kepala dan badannya, setelah dikeroyok sekelompok pemuda diduga dari desa tetangga.

“Jadi itu awalnya ada 4 orang pemuda dari Dukuh Celering yang bersantai di pos ronda tepi jalan di wilayah dusun setempat. Lalu tiba-tiba didatangi rombongan pemuda naik motor, sekitar 10 orang.

Mereka turun lalu menyerang. Tiga pemuda berhasil menyelamatkan diri, namun ada satu yang gagal lolos dan dibacok pakai pedang,” ungkap Kapolsek Kaliori AKP Sunarmin.

Setelah melakukan penyerangan, rombongan pemuda itu tidak dikenal tersebut melarikan diri menuju arah selatan dengan menggunakan sepeda motor.

“Korban langsung di bawa menuju ke RSUD Soetrasno Rembang untuk mendapatkan perawatan. Luka robek di bagian kepala. 4 jahitan,” ungkapnya lagi.

Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan menyatakan masih menyelidiki kasus pembacokan dan pengeroyokan yang terjadi saat momen malam pergantian tahun.

“Masih harus kami lakukan pendalaman penyelidikan. Saksi-saksi juga harus kami periksa dulu,” ujarnya singkat.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan