Karangjahe Entaskan Puluhan Warga Pengangguran

Selasa, 19 Mei 2015 | 18:40 WIB
Pantai Karangjahe di wilayah Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang kini menjelma sebagai objek wisata idola para pelancong. (Foto: Pujianto)

Pantai Karangjahe di wilayah Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang kini menjelma sebagai objek wisata idola para pelancong. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Objek wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang mengentaskan banyak warga yang sebelumnya seorang pengangguran.

Hal itu karena banyak warga yang kini menjadi pedagang di kawasan objek wisata. Ada belasan pedagang yang berjualan hampir setiap harinya dengan ditemani satu hingga dua orang pembantu.

Mereka berjualan beragam makanan dan minuman, selain juga persewaan ban untuk renang di tepi pantai serta terlibat sebagai penata parkir.

Puluhan warga desa yang awalnya tunakarya, kini menjadi berpekerjaan.

Kepada reporter mataairradio, sejumlah pedagang yang mangkal di Pantai Karangjahe mengaku mulai bisa meraup banyak keuntungan.

Objek wisata yang baru tumbuh sekitar dua tahun terakhir ini, kini makin banyak dikunjungi para pelancong.

Ajib, salah seorang pedagang makanan di area Pantai Karangjahe mengaku bisa memperoleh pendapatan hingga satu juta rupiah per hari.

Memang, kadang dia hanya mengantongi pendapatan Rp150.000-Rp200.000 saja.

“Tetapi itu masih lebih baik daripada menganggur di rumah seperti sebelumnya,” katanya yang merupakan warga asli Punjulharjo.

Dia berharap, ke depan, pantai berpasir putih dan ditumbuhi banyak cemara laut itu akan kian sejuk dan ramai serta bisa dinikmati semua orang.

Baginya tak masalah harus dipungut retribusi hingga Rp10.000 per hari untuk berjualan di lokasi wisata tersebut.

“Retribusi per hari Rp5000. Tetapi kalau libur Rp10.000. Nggak masalah,” katanya.

Azam, salah seorang pengunjung yang mengaku dari Kota Rembang berharap agar Pantai Karangjahe terus ditata dan ditambah fasilitasnya.

Jika terus dibenahi, pantai ini bisa dijadikan tempat refreshing pilihan warga. Tidak hanya dari dalam kabupaten, tetapi dari luar kota.

“Kalau soal para pedagang, itu mesti ditata, agar tidak kumuh,” tandasnya.

Untuk diketahui, di masa awal, Pantai Karangjahe hanya sekadar pantai dan cemara laut.

Kini, pengunjung sudah bisa berpesiar ke pulau-pulau kecil dengan menumpang perahu nelayan.

Secara fasilitas, objek wisata itu kini sudah dilengkapi beberapa kamar mandi. Tempat sampah yang awalnya tak tersedia pun, kini sudah ada.

 

Penulis: Yusuf Adriansyah
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan