Kapal Purseine Tanpa Awak Ditemukan di Perairan Masalembu

Saturday, 20 February 2016 | 16:59 WIB
Kapal mini purse seine tanpa awak yang ditemukan nelayan di Perairan Pulau Masalembu, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

Kapal mini purse seine tanpa awak yang ditemukan nelayan di Perairan Pulau Masalembu, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kapal jenis mini purse seine tanpa awak ditemukan di Perairan Masalembu Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Kapal berwarna biru dengan nama lambung Mina 01RE ini ditemukan oleh nelayan setempat pada awal pekan ini.

Tokoh warga Masalembu, Muhammad Albar mengabarkan kepada mataairradio tentang temuan kapal mini purse seine tersebut karena diduga berasal dari wilayah Pantura, termasuk Rembang.

“Kapal itu ditemukan nelayan kami pada Senin (15/2/2016) lalu dalam posisi miring pada jarak posisi 17 mil dari tepi Pulau Masalembu,” ujarnya.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang Letnan Satu (Laut) Hartono yang menerima terusan kabar itu dari mataairradio segera mengecek via radio.

Hasilnya, kapal mini purse seine itu diyakini bukan dari Rembang. Keyakinan itu berdasarkan nama lambung yang tidak dikenal di daerah ini.

“Akhir pekan lalu memang cuaca buruk. Tapi ini sampai dengan tanggal 22 (Februari) nanti, cuaca laut normal,” katanya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rembang Muslim yang dihubungi Sabtu (20/2/2016) pagi mengakui, sudah dikontak oleh pihak Pos TNI Angkatan Laut setempat.

“Kami memang sudah dikontak dari Pak Hartono. Saya sudah langsung meneruskan kabar itu kepada nelayan lain,” ungkapnya.

Dari penelusurannya, tidak ada kapal mini purse seine, baik milik nelayan wilayah Sarang maupun Kragan yang kehilangan kontak dengan bahtera masing-masing.

“Kami memastikan, kapal tersebut bukan milik nelayan dari Kabupaten Rembang,” tegasnya.

Mengenai aktivitas nelayan, Muslim menyatakan, mereka melaut seperti biasa karena cuaca laut yang sempat buruk pada pekan lalu, kini kembali normal.

“Memang nelayan dari Rembang kini masih melaut hingga ke wilayah Perairan Masalembu karena tangkapan masih melimpah. Tapi kapal purse seine yang ditemukan itu, bukan dari wilayah Kabupaten Rembang,” katanya menekankan.

Sementara itu, sampai dengan Sabtu (20/2/2016) siang, posisi kapal mini purse seine tanpa awak ini masih belum dievakuasi dari perairan ke daratan.

Nelayan dari pulau setempat mengaku khawatir dituduh membajak kalau berinisiatif mengevakuasinya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan