15 Kapal dan 370 Awak Tersandera Resmi Dilepas

Jumat, 7 November 2014 | 18:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

 
REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 15 kapal berikut sekitar 370 awak yang disandera oleh kelompok nelayan di Pulau Masalembu, Sumenep, Jawa Timur akhirnya dilepaskan pada Jumat (7/11/2014) siang pukul 12.30 WIB, setelah membayar lunas uang tebusan sebesar total Rp750 juta.

Informasi yang berhasil dihimpun dari sumber terpercaya mataairradio.com di Masalembu, pembayaran uang tebusan yang diminta oleh kelompok nelayan dengan koordinatornya yang bernama Ribut Wahidi, baru lunas sekitar pukul 10.00 WIB.

“Jadi pasca-deal kemarin (6/11/2014), memang langsung dilakukan pembayaran secara tunai, namun baru sebesar Rp550 juta. Rp200 juta kekurangannya, baru dibayarkan pada pukul 10.00 WIB, di areal sebuah bank di wilayah Sumenep,” ungkap sumber yang merupakan nahkoda KM Rizal Sejati.

Namun, sempat terjadi insiden, saat 15 kapal mulai beringsut dari Masalembu. Dua kapal, yakni KM Jaya Putra dan KM Putra Sukses baru, yang melaju di belakangan, dihujani batu oleh sekelompok nelayan di tepi pulau tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada yang luka. Ini kami sudah lepas dari Pulau Masalembu dan menuju Rembang. Surat-surat sudah berada di tangan kami semua. Jika tak ada halangan, maka 15 kapal dari Sarang dan Kragan ini akan sampai di kampung halaman pada besok (8/11/2014) selepas zuhur,” tandasnya.

Sementara, tim negosiator yang berjumlah 25 orang, termasuk dua orang perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep serta satu orang dari DKP Jawa Timur, telah lebih dahulu pulang.

“Kalau yang rombongan pemilik kapal dan pejabat-pejabat itu, sudah pulang kemarin (6/11/2014) pukul 16.00 WIB. Ini mungkin juga sedang perjalanan dari Sumenep menuju Rembang,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rombongan dari Rembang yang berisi para pemilik kapal, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), syahbandar, staf PPP atau Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, perwakilan Polair, dan Posal Rembang, mencarter kapal dari Sumenep seharga Rp8 juta, untuk berangkat dan pulang dari Masalembu.

 

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan