Kampus YPPI Rembang Latih Guru Manfaatkan Teknologi Pembelajaran

Kamis, 12 November 2020 | 17:49 WIB

Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang saat memberikan Pelatihan Implementasi Teknologi Pembelajaran dan Kelas Digital kepada belasan Guru di Madrasah Aliyah M3R Rembang, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang mengadakan kegiatan Pelatihan Implementasi Teknologi Pembelajaran dan Kelas Digital kepada belasan Guru di Madrasah Aliyah M3R Rembang.

Ahmad Aviv Mahmudi salah satu Dosen di STIE YPPI Rembang sekaligus Ketua Tim mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2020, yang rutin diadakan kampusnya pada setiap tahun.

Ia menjelaskan, pihaknya sengaja mengambil tema pelatihan tersebut, sebab ada keterkaitan dengan sistem pembelajaran di masa pandemi global Covid-19 seperti yang terjadi pada saat ini.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 kebanyakan para guru melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui dalam jaringan (Daring), sehingga dituntut mampu mengoperasikan berbagai macam teknologi pembelajaran.

Dalam pelatihan tersebut, pihaknya mengajari para guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran berbasis video, seperti software Camtasia Studio dan Microsoft Power Point.

“Tenaga pendidik Madrasah Aliyah Mu’allimin Mu’allimat Rembang (M3R) sebagai penerima manfaat setelah mendapatkan pelatihan ini diharapkan dapat memanfaatkan Camtasia Studio dan Microsoft Power Point, sehingga mendukung proses belajar mengajar selama pandemi.

Selain itu juga dapat menggunakan fitur-fitur yang disediakan sebagai media pembelajaran, dapat memanfaatkan teknologi informasi sebagai media untuk mencerdaskan peserta didik dengan memanfaatkan media pembelajaran sebagai pendukung proses belajar mengajar,” teran Aviv.

Aviv mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini sudah berjalan sejak 10 November 2020 dan akan berjalan selama satu bulan untuk pendampingan.

“Ada sebanyak 18 peserta yang mengikuti pelatihan itu. Kami ada dua dosen dan dibantu dua mahasiswa,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan