Kampanye Damai, Prabowo-Hatta Andalkan Dokar Jokowi-JK Becak

Kamis, 26 Juni 2014 | 20:44 WIB
Deklarasi kampanye damai di halaman Kantor KPU Rembang sebelum kirab, Kamis (26/6) siang. (Foto:Pujianto)

Deklarasi kampanye damai di halaman Kantor KPU Rembang sebelum kirab, Kamis (26/6) siang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Kamis (26/6) siang menyelenggarakan kirab kampanye damai untuk Pilpres 2014. Namun pawai yang mestinya dimulai jam satu siang ini molor satu jam akibat hujan deras.

Di rombongan kirab, tampak perbedaan mencolok. Peserta kirab dari tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta didominasi oleh kusir dokar, sedangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla mengandalkan abang becak.

Sebelum pawai, perwakilan dari tim kampanye pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla terlebih dahulu mengikuti ikrar kampanye damai. Dipandu oleh Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud, perwakilan tim kampanye mengucapkan enam butir janji, di antaranya menciptakan iklim pemilu yang kondusif.

Kirab kampanye damai diberangkatkan oleh Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infanteri Wawan Indaryanto dan didampingi oleh Wakapolres Rembang Kompol Wahyu Purwidiarso. Kirab diawali dari Jalan Pemuda depan Kantor KPU dan berakhir di Alun-Alun Kota Rembang.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang Muchlis Ridho mengatakan, ikrar dan kirab kampanye damai merupakan momentum bagi tim pemenangan untuk tidak lagi saling menjelekkan pasangan capres-cawapres.

Apalagi, masa kampanye masih berlangsung ketika memasuki bulan Puasa, sehingga kampanye yang diikuti saling menjelekkan mestinya tak lagi terjadi. Panwaslu juga berharap, Pilpres kali ini bersih dari politik uang.

Lantaran dibalut gerimis, arak-arakan kendaraan peserta kirab sempat membuat arus lalu-lintas dari Jalan Pemuda menuju Jalan-Kartini hingga Jalan Soetomo, lumayan tersendat. Beruntung polisi sigap melakukan pengaturan arus, sehingga kemacetan tidak terjadi.

Masa kampanye Pilpres 2014 akan berlangsung hingga 5 Juli nanti. Selebihnya, KPU menetapkannya sebagai hari tenang, dimana semua alat peraga kampanye harus sudah bersih dan ditertibkan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan