Kalitengah Bikin Kampung Ternak Sistem Kaveling

Kamis, 15 Oktober 2015 | 18:01 WIB
Kampung Ternak di Desa Kalitengah Kecamatan Pancur. (Foto: mataairradio.com)

Kampung Ternak di Desa Kalitengah Kecamatan Pancur. (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Warga di Desa Kalitengah Kecamatan Pancur ternyata sibuk membikin kampung bagi ratusan ekor ternak sapi mereka dalam empat tahun belakangan.

Kampung ternak itu dibuat karena mereka sudah tidak nyaman tinggal berhimpitan dengan sapi karena berpotensi menganggu kesehatan.

Wakirman, Ketua Kelompok Ternak “Klothok Makmur” Desa Kalitengah menuturkan, pada masa awal atau sekitar tahun 2011, kampung ternak hanya didiami 17 kandang milik 17 warga.

“Tetapi kini terdapat 51 kandang yang dihuni 301 ekor sapi,” katanya menyebutkan.

Dia menyebutkan, kampung ternak itu dulunya merupakan hamparan tanah seluas tiga hektare. Tahun 2011, harga per kaveling kandang Rp2,5 juta, tetapi kini kaveling ukuran 8×15 meter dijual Rp15-20 juta.

“Kampung ternak ini terletak di selatan Sungai Desa Kalitengah-Pancur,” ungkapnya.

Agus Iwan Haswanto, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang mengatakan, menjadikan desa tersebut diusulkan mengikuti lomba desa ternak sehat tingkat provinsi.

“Kami usulkan karena keunikan Kalitengah dalam mengelola dan menata kandang ternak,” katanya.

Menurutnya, secara populasi, Kalitengah memang kalah dari desa lain seperti Kaliombo Kecamatan Sulang. Namun penataan perkandangannya dianggap lebih baik di Kalitengah.

“Apalagi kompleks perkandangan itu dibuat dengan minim bantuan dari Pemerintah,” terangnya.

Selama ini, baru pada 2013 silam, kelompok ternak tersebut mendapat bantuan pengolahan limbah biogas, pengolahan pupuk organik, mesin pengolah pakan ternak, dan 15 ekor sapi.

“Kami bermimpi agar ada pagar seragam dan pengolahan pupuk terpadu di kampung ternak tersebut,” tambahnya.

Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono, Kamis (15/10/2015) pagi mengunjungi kampung ternak di Desa Kalitengah Kecamatan Pancur. Dia menjanjikan pemasangan pompa air dan jalan usaha tani untuk memperbaiki akses ke koloni ternak.

“Kami mendorong usaha penggemukan sapi di Rembang, sehingga kabupaten ini akan memiliki ciri khas pembibitan sapi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Suko mengapresiasi Kelompok Ternak Domba Karya Utama Sidorejo-Sedan, yang berprestasi tingkat nasional.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan