Kafe Karaoke dan Warkop Sepelekan Instruksi Bupati

Saturday, 4 July 2015 | 15:30 WIB
Dua dari 22 pelayan warung kopi yang diamankan aparat Satpol PP Rembang, Jumat (3/7/2015). (Foto: mataairradio.com)

Dua dari 22 pelayan warung kopi yang diamankan aparat Satpol PP Rembang, Jumat (3/7/2015). (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah kafe karaoke dan warung kopi di Kabupaten Rembang menyepelekan instruksi Bupati soal jam operasi tempat usaha tersebut. Saat dilakukan penyisiran oleh Satpol PP, Jumat (3/7/2015) malam hingga Sabtu (4/7/2015) dini hari, banyak dari mereka yang melanggar.

Kafe karaoke yang mestinya tutup penuh selama Ramadhan, beberapa diketahui buka, meski sembunyi-sembunyi. Sementara sejumlah warung kopi nekat buka hingga tengah malam, padahal mereka mesti tutup pukul 23.00 WIB. Kasi Penegak Perda Satpol PP Rembang Sudarno menyesalkan pelanggaran ini.

“Ini tadi kita temui banyak yang tidak patuh. Karaoke masih buka, mestinya tutup penuh selama bulan Puasa. Warkop buka hingga tengah malam padahal hanya boleh mulai pukul 17.00 hingga pukul 23.00,” terangnya usai penyisiran.

Selain menemukan pelanggaran jam operasi, di sejumlah kafe karaoke dan warung kopi yang disisir, Satpol juga mendapati pekerja anak. Sejumlah pelayan warung kopi masih di bawah umur dan belum memiliki kartu tanda penduduk. Rata-rata merupakan warga luar Kabupaten Rembang.

Dari operasi itu, Satpol mengamankan setidaknya 22 orang pelayan warung kopi yang sebagian di antaranya berpakaian tak senonoh. Pihak Satpol PP tidak memproses lebih lanjut pengusaha warung meski mempekerjakan anak. Sudarno mengatakan, mereka cukup dibina agar patuh jam buka saat Ramadhan.

“Banyak memang yang pekerja anak. Kami amankan dan langsung didata. Cukup kita bina, agar ke depan, mereka patuh pada peraturan,” tegasnya.

Operasi yang berlangsung secara senyap sejak menjelang pukul 22.00 WIB itu menyasar ke di antaranya warung biliar di Banyudono Kaliori, warung kopi di kompleks eks Stasiun Rembang, warung kopi Rengganis di Jalan Pemuda, serta warung kopi di bilangan Kaliuntu dan Lasem.

Selain itu juga di Kafe Karaoke Maya, JNt Karaoke, Kafe Karaoke Palapa, Kafe Karaoke Srimpi, dan Hotel Gajah Mada. Setelah operasi kali ini, Satpol PP masih akan melakukannya lagi. Dan jika mereka kedapatan kembali melanggar, pihaknya akan merekomendasikan pencabutan izin usaha.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan