Kadis PU Rembang Mulai Diperiksa Kejaksaan

Senin, 22 Juni 2015 | 18:12 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rembang Mujoko. (Foto: wartarembang.blogspot.com)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rembang Mujoko. (Foto: wartarembang.blogspot.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rembang Mujoko, Senin (22/6/2015) pagi mulai diperiksa penyidik di Kejaksaan Negeri setempat. Pemeriksaan terhadap Mujoko berkaitan dengan tujuh perkara dugaan korupsi yang dilakukan oleh dua pejabat DPU sebagai anak buahnya.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rembang Eko Yuristianto menjelaskan, pemeriksaan terhadap Mujoko masih sebagai saksi. Ia akan dimintai keterangan terkait tujuh proyek, yang satu di antaranya telah membelit Sinarman dan enam lainnya menjerat Moch Chaeron sebagai tersangka.

Sinarman adalah Kepala Bidang Sumber Daya Air, sedangkan Moch Chaeron merupakan Kabid Cipta Karya di Dinas PU Rembang. Menurut Eko, Mujoko akan diperiksa secara maraton tiap hari hingga Kamis 25 Juni nanti. Hal itu agar berkas perkara kasus tersebut bisa segera masuk ke persidangan.

“Kita panggil untuk diperiksa sebagai saksi atas tujuh perkara dugaan korupsi proyek di DPU. Kami akan periksa secara maraton mulai hari ini (22/6/2015) sampai dengan Kamis (25/6/2015) nanti. Kami dikejar deadline dari Kejati,” terangnya kepada mataairradio.

Eko juga menjelaskan, pemeriksaan Mujoko terkait kapasitasnya sebagai Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran, mengingat yang bersangkutan merupakan kepala dinas. Tetapi kejaksaan mesti mendalami informasi lain yang menyebut Mujoko bukan kuasa pengguna anggaran dalam tujuh proyek itu.

Mujoko datang memenuhi panggilan sekitar pukul 09.00 WIB. Kejaksaan menganggap pejabat itu kooperatif karena baru kali ini dipanggil penyidik serta langsung datang. Sebelumnya, Mujoko telah berulang kali memberikan keterangan dengan datang kepada penyidik di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Meskipun sudah sering diperiksa sebelumnya, status Mujoko belum akan dinaikkan sebagai tersangka. Eko berharap agar dari pemeriksaan secara maraton itu, akan diketahui status hukum Kepala Dinas PU, sehingga tidak lagi menjadi polemik di masyarakat.

“Kapasitasnya sebagai PA dan KPA. Tetapi ada informasi sudah di-KPA-kan kepada pejabat lain. Itu yang harus kami dalami. Soal status belum tersangka. Ia memang sering dimintai keterangan oleh Kejati, sebelumnya,” katanya.

Untuk diketahui, satu proyek yang tangani oleh PPK Sinarman adalah pemeliharaan drainase di Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori tahun 2014. Adapun enam proyek dengan PPK Chaeron adalah penyehatan lingkungan permukiman (PLP) di Dusun Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori tahun 2014.

Lalu dua PLP Dusun Nganguk masing-masing pada tahun 2014. Kemudian PLP Jalan Kuangsan-Banggi dan Banggi-Sidomulyo tahun 2013 serta PLP talut jalan Dukuh Mulo Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori tahun 2014.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan