Kades Sumber Resmi Diberhentikan Bupati

Selasa, 12 Februari 2019 | 14:39 WIB

Surat Keputusan Nomor 141/047A/2019 yang ditandatangai Bupati Rembang untuk memberhentikan Kepala Desa Sumber Sucipto. (Foto: mataairradio.com)

 

 

SUMBER, mataairradio.com – Kepala Desa (Kades) Sumber Sucipto secara resmi telah diberhentikan oleh Bupati Rembang dalam Surat Keputusan Nomor 141/047A/2019 dikarenakan kasus pemalsuan tandatangan Camat untuk mencairkan dana desa sebesar Rp 320 juta pada Desember 2017 lalu.

Gunanto Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumber mengaku menerima surat tersebut pada Selasa (12/2/2019) pagi walaupun pemberhentian Sucipto per tanggal 7 Januari 2019.

Saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber dipimpin oleh Sunawi salah seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Kantor Kecamatan Sumber sebagai (Pj) Kades Sumber.

Hal tersebut kemungkinan sampai pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak akhir tahun 2019 nanti sehingga terpilih Kades definitif.

“Pilkades Sumber sesuai jadwal Mas, akhir 2019,” tegasnya.

Disinggung kasus hukum yang menimpa Sucipto, Gunanto sempat menanyakan pada unit Tipikor Polres Rembang dan mendapatkan jawaban bahwa yang bersangkutan sudah diperiksa dua kali.

Namun statusnya masih saksi karena kerugian negara dalam kasus tersebut ditentukan oleh inspektorat dan hasilnya belum disampaikan ke pihak kepolisian.

Dirinya berharap bahwa kasus ini menjadi pelajaran buat siapapun khususnya bagi Kades Sumber yang akan datang bahwa tindak pidana korupsi merupakan perbuatan yang merugikan masyarakat.

“Semoga kedepan kita memiliki Kades yang amanah,” harapnya.

Sementara itu Kepala Unit (Kanit) Tipikor pada Polres Rembang Ipda Arif Kristiawan saat dihubungi reporter MataAir Radio belum memberikan statemen resmi terkait peningkatan status Sucipto.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan