Kades dan Mantan Kades Bangunrejo Berdamai, Proses Hukum Berlanjut

Minggu, 16 Desember 2018 | 18:51 WIB

Kades dan Mantan Kades Bangunrejo berfoto bareng pada hari sabtu (15/12/2018) pagi jam 06.00 waktu setempat di kediaman kusminanto. (Foto: Istimewa)

 

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Kasus pertikaian Kades dan mantan Kades Bangunrejo Kecamatan Pamotan berakhir dengan damai. Hal tersebut diketahui saat reporter mataairradio.com menghubungi keduanya pada Sabtu (15/12/2018) pagi. Rencana keduanya untuk saling melapor akhirnya dibatalkan.

Ali Achmadi mantan Kepala Desa Bangunrejo menyatakan bahwa dirinya dan Kusminanto yang merupakan Kades aktif merupakan saudara sehingga tidak ada niat untuk melaporkan Kusminanto.

Masalah Kusminanto yang sempat menyinggung dirinya saat berpidato di depanm umum juga sudah ia maafkan. Dirinya mengaku Jumat (15/12/2018) pagi tepatnya pukul 06.00 waktu setempat berkunjung ke kediaman Kusminanto untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Disinggung persoalan dugaan korupsi sapi, Ali Achmadi mengklarifikasi bahwa saat menjabat Kades pihaknya mendapat bantuan berupa sapi sebanyak 35 ekor untuk kelompok ternak di Bangunrejo.

Namun karena kesibukannya sebagai Kades, dirinya kesulitan untuk memelihara sapi.

“Akhirnya saya bagikan ke kelompok ternak Mas,” ungkapnya pada reporter mataairradio.

Setelah dibagikan ke kelompok ternak, beberapa ada yang mati, dan ada yang dijual oleh kelompok ternak sehingga sampai saat ini 35 sapi tersebut tidak terlihat di kandang.

Sementara itu, Kades Bangunrejo Kusminanto menyatakan bahwa dirinya dan Ali Achmadi sudah berdamai sehingga persoalan dianggap selesai. Ia dan mantan Kades sudah saling memaafkan dan tidak ada rencana untuk saling melaporkan.

Terkait pemberitaan sebelumnya, kusminanto memang berencana untuk melaporkan karena terpancing emosi, namun setelah Ali Achmadi meminta maaf dan menceritakan kejadian pelaporan kasus pembangunan jalan, maka dirinya juga memaafkannya.

“Saya ini orangnya tidak tega mas, apalagi sama saudara, kalau sudah meminta maaf ya kita selesaikan secara kekeluargaan,” terangnya.

Diapun berharap warga yang mendukung dirinya maupun mantan Kades agar tidak terpancing oleh pihak yang ingin mengadu domba.

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Tipikor pada Polres Rembang Ipda Arif Kristiawan saat dihubungi reporter mataairradio menjelaskan bahwa proses hukum kasus pembangunan jalan di Desa Bangunrejo akan terus berlanjut dan dalam proses penyelidikan, saat ini sudah ada beberapa pihak yang dimintai keterangan.

Ia menegaskan bahwa yang melaporkan kasus pembangunan tersebut adalah LSM GMBI yang ditandatangani oleh beberapa orang dan atas keterangan dari warga Bangunrejo.

Arif juga menambahkan bahwa ada laporan masuk atas nama LSM Pinri yang melaporkan Ali Achmadi terkait kasus bantuan sapi. Untuk kasus tersebut pihaknya masih menunggu Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) karena laporan tersebut baru masuk kurang lebih satu minggu terakhir.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan