Jumlah Pencari Kerja Terus Meningkat di Rembang

Selasa, 30 Januari 2018 | 18:10 WIB

Para pencari kerja meramaikan bursa kerja yang digelar di Balai Kartini Rembang, beberapa waktu lalu. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah pencari kerja tercatat terus meningkat di Kabupaten Rembang.

Terakhir, pada 2017 kemarin, jumlah pencari kerja berasal dari kabupaten ini telah mencapai 1.704 orang.

Jika dibandingkan dengan tahun 2016, jumlah pencari kerja meningkat 354 orang. Sebab jumlah pencari kerja pada 2016 hanya sebanyak 1.350 orang.

Kepala Bidang Tenaga Kerja pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kabupaten Rembang Sunarto mengatakan, peningkatan jumlah pencari kerja antara lain karena bertambahnya lulusan sekolah.

“Selain itu juga karena tersedianya lowongan pekerjaan,” katanya.

Paling banyak, menurut Sunarto, pencari kerja meminati lowongan calon aparatur sipil Negara.

“Pencari kerja terbanyak terjadi di bulan April, Juli, dan Agustus,” terangnya.

Berdasarkan catatan pihaknya, pencari kerja didominasi oleh lulusan SMK dengan 476 orang, disusul sarjana 442 orang, dan SMA 411 orang.

Pencari kerja yang tercatat lewat permohonan kartu, diminta melapor bila telah bekerja.

“Masa berlaku kartu untuk pencari bekerja dibatasi enam bulan. Yang sudah keterima bekerja, kami minta laporan,” katanya.

Ia menegaskan, kartu pencari kerja otomatis kedaluwarsa bila melewati enam bulan.

“Kartu pencari kerja bisa diperpanjang maksimal tiga kali dalam jangka waktu dua tahun,” tegasnya.

Sunarto menambahkan, syarat kartu pencari kerja masih diterapkan oleh beberapa perusahaan sebagai syarat melamar pekerjaan.

Kartu ini juga diterapkan sebagai instrumen Pemerintah untuk melakukan pendataan terhadap warga yang sedang mencari kerja.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan