Jika Beredar, Rembang Siap Tarik Buku IPS Memuat Yerusalem Ibu Kota Israel

Jumat, 15 Desember 2017 | 17:57 WIB

Ilustrasi. (Foto: radarcirebon)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang menyatakan sedang melakukan pengecekan atas kemungkinan peredaran buku IPS kelas VI SD terbitan Yudhistira yang memuat ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Bambang Irawan mengatakan, hingga Jumat (15/12/2017) siang, belum sampai ada laporan soal peredaran buku itu di daerah ini.

“Sejauh ini belum ada laporan soal peredaran buku itu. Tapi kami sudah meminta kepala sekolah untuk mengecek di sekolah masing-masing. Instruksi resminya nanti nunggu Pak Kepala Dinas yang sekarang masih di Magelang,” katanya.

Ia memberikan waktu seminggu bagi tiap-tiap sekolah untuk melapor ke dinas bila ternyata menemukan buku itu. Jika ditemukan beredar, pihak dinas siap menariknya. Sebab materi itu tidak cocok bagi anak didik di tingkat sekolah dasar.

“Soal Israel itu kan persoalan dunia. Soal ibu kota negara itu juga masih merupakan kontroversi. Tidak cocok kalau siswa SD dikasih materi semacam itu,” tandasnya kepada mataairradio.

Kepala SD Negeri Sale 1 Zaenudin mengaku sudah mengecek buku IPS kelas VI. Buku yang dipakai di sekolahnya adalah terbitan Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan, dan merupakan buku sekolah elektronik (BSE).

Menurutnya, di buku IPS kelas VI yang diperbanyak oleh penerbit Putra Nugraha itu, tidak ada pembahasan mengenai Yerusalem sebagai ibu kota dari Israel. Ia meyakini, di Kecamatan Sale, yang beredar adalah buku yang sama.

“Apalagi, buku-buku lain yang dipakai di sekolah-sekolah dasar di kecamatan itu adalah terbitan dari Erlangga dan Sahabat. Tidak ada terbitan Yudhistira. Saya mendukung penarikan buku memuat Yerusalem ibu kota Israel, bila beredar,” katanya.

Pada buku IPS kelas VI KTSP terbitan Yudhistira, terdapat tabel daftar negara-negara Asia Barat beserta ibu kotanya. Dalam tabel, tercantum Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Selama ini Israel mengklaim seluruh Yerusalem sebagai ibu kota mereka.

Padahal, Palestina memandang kota suci itu sebagai ibu kota yang berdaulat. Ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dunia mengecam. Pemerintah Republik Indonesia menolak klaim sepihak tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan