Jemaah Haji Rembang Diminta Antisipasi Suhu Panas

Senin, 24 Agustus 2015 | 19:36 WIB
Ilustrasi (Foto:umrohalhabsyi.com)

Ilustrasi (Foto:umrohalhabsyi.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Jemaah calon haji asal Kabupaten Rembang diminta mengantisipasi suhu panas di wilayah Mekkah dan Madinah.

Menurut informasi yang diterima tim haji di Kementerian Agama Rembang Rembang, suhu panas di dua wilayah tersebut mencapai 46 derajat celcius.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Rembang Salehudin, Senin (24/8/2015) pagi mengatakan, jemaah calon haji bisa saja menyiapkan handuk untuk dibasahi dengan air guna meredam panas.

“Kami juga meminta kepada calon haji agar menjaga kesehatan supaya prima. Jangan terlalu capai gara-gara menerima tamu,” katanya kepada mataairradio.

Salehudin menambahkan, jemaah calon haji asal Rembang akan berangkat dalam tiga kelompok terbang atau kloter, yaitu Kloter 16, 17, dan 18.

“Kloter 16 yang berisi 108 orang akan berangkat ke Embarkasi Haji Donohudan-Boyolali pada Selasa siang 25 Agustus ini pukul 13.30 WIB,” katanya.

Karena Kloter 16 kurang dari kapasitas ideal 370 orang, maka mereka ini akan digabung dengan Blora. Sementara Kloter 17 yang berisi 353 orang bakal diberangkatkan pada Rabu 26 Agustus dini hari pukul 01.00 WIB.

“Kloter 18 diberangkatkan pada hari yang sama (Rabu, 26 Agustus 2015, red.) pukul 08.00 gabung dengan Pati,” tambahnya.

Menurut rencana, jeda 24 jam dari kedatangan jemaah di Embarkasi Donohudan, para calon haji asal Rembang akan diterbangkan ke Tanah Suci.

Kemenag Rembang tidak bisa menanggapi sudah beres atau belum beresnya visa bagi setiap orang di jemaah.

“Tetapi visa ini wajib sudah dikantongi sebelum terbang,” tandasnya.

Di musim haji tahun ini, jemaah asal Rembang akan menempati pemondokan di Aziziah dan Mahbazjin, yang menurut Salehudin, jaraknya kira-kira 2-2,5 kilometer dari Masjidil Haram.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan