Jelang Ramadan, Mutu Daging di Pasaran Dipantau

Selasa, 23 Mei 2017 | 17:34 WIB

Petugas dari dinas terkait memantau mutu dan harga daging sapi di Pasar Rembang, Selasa (23/5/2017) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang memantau mutu daging yang dijual oleh para pedagang di pasaran pada momentum menjelang Ramadan 1438 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan pada Dintanpan Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto mengatakan, pemantauan dilakukan mulai dari mutu dari jeroan hingga menganalisis bekas tanduk sapi guna tahu kelayakan potong.

“Pemeriksaan terhadap jeroan kami lakukan guna memastikan ada atau tidak adanya cacing hati. Dari contoh yang kami cek, aman. Demikian juga dengan daging sapi, seluruh yang kita cek segar. Baru dipotong hari ini,” katanya.

Pihaknya memang sempat menemukan daging yang disimpan dengan cara dibekukan dalam lemari pendingin, namun masih layak konsumsi lantaran baru dipotong kemarin, dan harganya Rp10.000 lebih murah dari yang segar.

“Harga daging sapi di pasaran pada saat sekarang, sepekan menjelang Ramadan, masih terbilang stabil di angka Rp105.000 per kilogram untuk pembeli umum atau Rp100.000 per kilogram untuk pembeli dari kalangan bakul,” katanya.

Mengenai harga daging ayam potong, Agus Iwan menyatakan terjadi kenaikan. Jika pada bulan April lalu, harga daging ayam potong Rp26.000 per kilogram, maka pada saat sekarang, harganya naik menjadi Rp28.000 per kilogram.

“Pemantauan mutu dan harga ini akan terus berlanjut di pertengahan Ramadan dan menjelang lebaran. Jika terjadi gejolak harga, kami akan mempertimbangkan untuk menggelar pasar murah bekerjasama dengan stakeholder,” katanya.

Pada kesempatan pemantauan yang dilakukan Selasa (23/5/2017), pihak Dintanpan juga mengampiri para pedagang produk holtikultura dan sayur mayur, termasuk bawang merah, bawang putih, dan cabai, serta telur ayam ras.

Juwari, salah seorang pedagang menyebutkan harga cabai merah sebelumnya Rp28.000-Rp30.000 sekarang menjadi Rp24.000 per kilogram. Begitu juga tomat juga mengalami penurunan harga dari Rp8.000 menjadi Rp6.500 per kilogram.

“Harga telur ayam ras mengalami sedikit kenaikan, dari Rp20.000 menjadi Rp22.000 per kilogram. Mulai naik sejak April kemarin,” kata Juwari kepada awak media.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan