Jelang Ramadan, Harga Sembako Masih Stabil di Rembang

Jumat, 13 April 2018 | 17:00 WIB

Siti Karnisih ketika melayani para pembeli langganannya, Jumat (13/4/2018). Harga sembako masih relatif stabil pada sebulan menjelang Ramadan 1439 hijriah. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Harga sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) terpantau stabil di Kabupaten Rembang pada satu bulan menjelang Ramadan 1439 Hijriah.

Berdasarkan pantauan mataairradio di Pasar Rembang pada Jumat (13/4/2018), hanya bawang merah dan telur yang harganya naik, sedangkan harga untuk komoditas lain, relatif stabil.

Siti Karnisih, salah seorang pedagang menyebutkan, harga bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sedangkan harga telur naik dari Rp20.000 menjadi Rp22.500.

Harga cabai merah berkisar antara Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram, cabai rawit Rp11.000 hingga Rp20.000, sedangkan cabai hijau Rp20.000 per kilogram.

Pedagang berasal dari Desa Ketanggi Kecamatan Rembang ini juga menyebutkan harga bawang putih kating yang Rp37.000 per kilogram, gula Rp11.500 per kilogram, dan minyak goreng Rp12.000 per liter.

“Kenaikan harga bawang merah dan telur, turut dipengaruhi momentum menjelang Puasa, sedangkan naik-turunnya harga cabai paling banyak dipengaruhi faktor cuaca dan pasokan,” katanya.

Ia berharap, tingkat kenaikan harga yang acap kali terjadi menjelang Ramadan, kali ini tidak terlalu signifikan. Menurutnya kasihan pembeli, juga penjual karena daya beli akan menurun.

Sumarni, salah seorang pembeli berharap agar harga-harga selalu stabil. Jika pun harga sembako sampai melambung, ia berharap kepada Pemerintah untuk turun tangan menstabilkan.

 

Penulis: Muhammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan