Jelang Musim Tanam Pertama, Stok Urea Aman

Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:52 WIB

Ilustrasi pupuk bersubsidi. (Foto: bumn.go.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menyatakan stok pupuk urea bersubsidi menjelang musim tanam pertama di daerah ini terbilang aman.

Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian pada Dintanpan Kabupaten Rembang Ika Himawan Affandi menyebutkan, stok pupuk di gudang pupuk Rembang 2 cukup untuk mencukupi kebutuhan petani.

“Di Gudang Rembang 2 masih ada stok 2.300 ton urea. Itu cukup untuk memenuhi kebutuhan petani pada satu bulan ke depan,” kata Ika kepada mataairradio.com, Kamis (26/10/2017) pagi.

Selain urea, stok pupuk bersubsidi lainnya seperti Phonska juga aman, namun ia tidak menyebut secara terperinci jumlahnya. Hanya pupuk organik yang stoknya agak kurang, tapi akan aman dalam waktu dekat.

“Intinya petani tidak perlu panik, sehingga ramai-ramai melakukan penebusan pupuk, sehingga terkesan ada kelangkaan. Stok sudah kita siapkan, nggak usah nebus bareng semua,” ungkap dia.

Ika juga meyakinkan bahwa Rembang akan mendapatkan tambahan pasokan pupuk bersubsidi, akhir Oktober ini. Tambahan itu berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar sesuai RDKK.

“RDKK kita 25.000 ton urea. Alokasi kita di tahun ini, untuk urea 21.600 ton; kurang 3.400 ton. Namun kita usul 5.000 ton. Akhir bulan ini tambahan itu dikirim. Tapi angka pasnya saya belum tahu,” katanya.

Berdasarkan pantauan, sebagian petani di wilayah Kecamatan Sumber dan Kaliori sudah memulai musim tanam pertama, tetapi dengan sistem gogo rancah, mengingat sifat sawah mereka yang tadah hujan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan