Jelang Lawan Persipon, Penyelesaian Akhir PSIR Diasah

Selasa, 1 Agustus 2017 | 16:59 WIB

Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pelatih PSIR Hadi Surento menyatakan fokus mengasah penyelesaian akhir menjelang pertandingan melawan Persipon Pontianak di laga lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia di Stadion Krida Rembang, Sabtu 5 Agustus mendatang.

“Karena laga kandang, finishing yang kita asah dan perbanyak,” kata Hadi Surento ketika diminta tanggapannya oleh mataairradio.com, Selasa (1/8/2017) mengenai persiapan PSIR melawan Persipon Pontianak.

Ia juga menyatakan mewaspadai permainan tanpa beban tim tamu, mengingat peluang Persipon lolos dari fase grup, tertutup. Sebab menurutnya bisa saja permainan tanpa beban dari tim lawan, justru merepotkan timnya dalam mengembangkan permainan.

“Persipon hampir habis, sehingga kemungkinan mereka main tanpa beban. Tapi mereka bisa saja menjadi tampil baik. Sama seperti saat kita lawan Persipur Purwodadi kemarin. Mereka tanpa beban, tetapi akhirnya kita sendiri malah kesulitan,” katanya.

Hadi Surento menyebutkan, Selasa (1/8/2017) pagi, anak asuhnya sudah mulai kembali latihan pascalaga melawan Persipur di Purwodadi. Ia mengakui, para pemainnya masih trauma dengan kekalahan perdana yang dituai sejak delapan laga terakhir.

“Tetapi tadi kami sudah berpesan kepada anak-anak bahwa masih ada laga yang lebih penting. Sebab pertandingan-pertandingan berikutnya sangat berat, sehingga kadar latihan harus di atas rata-rata yang selama ini pemain jalani,” tegasnya.

Pada kesempatan perbincangan dengan reporter mataairradio.com, Pelatih menyatakan bahwa penyerangnya, Dzikri, hampir pasti menyusul Ilyas, absen karena cedera lutut. Saat laga melawan Persipur Purwodadi, Dzikri sudah ditinggal di Rembang.

“Di sisa waktu tiga hari ke depan, kami akan asah dan padukan Rudi Bogel Setiawan dan Andre di lini depan, agar solid dengan para pemain lama. Kalau Kiper Yogi Eko Prabowo hampir pasti bisa kita mainkan lawan Persipon Pontianak,” tandasnya.

Pihaknya menyatakan pula bahwa skema 4-2-3-1 akan kembali diterapkan pada laga Sabtu nanti, meskipun konsekuensinya adalah memarkir sementara Ananias Fingkrew, karena alasan belum padu dengan pemain lain di lini kedua.

“Soal keraguan mutu pertahanan setelah absennya Ilyas untuk waktu yang lama, kita hampir pasti mengandalkan Didik Wahyu, meski dia baru dua kali tampil. Tetapi kalau main di tandang, kita bisa pakai 3-5-2 dengan menempatkan Heru, Dwi, dan Didik Wahyu di lini belakang,” pungkasnya

Setelah laga melawan Persipon, PSIR masih menyisakan tandang ke markas PSIS Semarang pada 12 Agustus, lalu melawat ke Sragen pada 20 Agustus, menjamu PPSM Magelang pada 27 Agustus, dan bertandang ke Solo pada 14 September 2017.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan